28 Desember 2020

Bupati Syamsuddin Hamid Mundur Dari Posisi Ketua Golkar Pangkep, Ini Tanggapan Taufan Pawe

Berita Golkar - Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe menghormati keputusan H Syamsuddin A Hamid yang mengajukan pengunduran diri sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Pangkep. Menurutnya, pengunduran tersebut merupakan sikap kesatria yang dintujukan Syamsuddin Hamid sebagai kader Golkar.

Taufan Pawe tidak terkejut dengan pengunduran diri Syamsuddin sebagai Ketua DPD II Golkar Pangkep, mengingat jauh sebelumnya, Bupati Pangkep itu telah berkonsultasi dan berkomunikasi dengannya perihal pengunduran diri tersebut.

“Beliau memang sempat berkonsultasi dengan saya soal rencana ini. Saya sangat menghormati keputusan saudara saya. Beliau telah memperlihatkan dan mengajari kita sikap tanggung jawab, sikap gentleman yang diperlihatkan sebagai kader atas capaian Golkar di Pilkada serentak di Sulsel,” kata Taufan Pawe ke awak media, Senin, (28/12/2020).

Baca Juga: Terpilih Jadi Ketua IKALUIN Periode 2020-2024, Ini Profil Ace Hasan Syadzily

Wali Kota Parepare dua periode ini menegaskan, jika Syamsuddin Hamid hanya mundur sebagai Ketua DPD II Golkar Pangkep. Beliau tetap kader Golkar. “Pak Syamsuddin tidak meninggalkan Partai Golkar begitu saja. Beliau hanya mengundurkan diri sebagai ketua tidak sebagai kader,” ucapnya.

Taufan Pawe menjelaskan, Syamsuddin A Hamid merupakan Bupati yang sukses khusunya dalam membangun dan memajukan Kabupaten Pangkep, begitupun saat menjabat Ketua DPD II Golkar Pangkep tiga periode. Syamsuddin dengan jiwa militansinya berhasil membangun infrastruktur partai yang solid sehingga melahirkan kader-kader berprestasi.

“Sahabat saya ini senior dan panutan Golkar Sulsel terbukti mampu membesarkan Golkar. Kita tetap membutuhkan arahan beliau. Sehingga saya percaya, beliau dapat menempati posisi sebagai Dewan Pertimbangan DPD I Golkar Sulsel,” jelasnya.

Baca Juga: Pilpres 2024, Saatnya Kader Golkar Harus Kembali Berkuasa

Sementara Wakil Sekretaris Komunikasi Publik Zulham Arief membantah jika mundurnya Syamsuddin A Hamid dikarenakan hubungan dengan Taufan Pawe renggang. Zulham menegaskan, jika hubungan keduanya terjalin dengan sangat baik.

Terlihat diberbagai kesempatan, mereka terlihat akrab dan kompak, apalagi pada saat Taufan Pawe membakar semangat kader Golkar pada kampanye pemenangan Andi Ilham Zainuddin-Rismayani (AIZ-Risma) di Pilkada kemarin.

“Mereka bersahabat sekali. Tidak ada konflik. Komunikasi masih jalan. Diberbagai kesempatan mereka sering bertukar pikiran, membantu, saling memuji, baik sebagai kader Golkar maupun sebagai sesama Kepala Daerah,” katanya.

Baca Juga: Gus Adhi Gelontorkan Alsintan Untuk Kelompok Tani dan Subak Senilai Rp.4,2 Miliar

Pria kelahiran Takalar ini berharap, prestasi Syamsuddin A Hamid bisa diteruskan kader Golkar Pangkep.

“Besar harapan kami penerus Syamasudin Hamid orang yang dapat meneruskan cita-cita beliau. Mengingat beliau telah berhasil membesarkan Golkar dan melahirkan kader-kader yang militan. Sehingga penerus beliau harus bisa meneruskan apa yang beliau telah tanamkan, bahkan harus ditingkatkan,” tutupnya. {pedomanrakyat}

fokus berita : #Syamsuddin Hamid #Taufan Pawe