29 Desember 2020

Musa Rajekshah Bakal Panaskan Mesin Golkar di 33 Kabupaten/ Kota se-Sumut Awal 2021

Berita Golkar - DPD I Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) menginstruksikan seluruh pengurus maupun kader agar memantapkan konsolidasi. Ketua DPD I Golkar Sumut, Musa Rajekshah akan memanaskan mesin partai di 33 kabupaten/kota se-Sumut, mulai awal 2021.

Menurut Musa yang akrab disapa Ijeck, peranan kader dan pengurus Golkar dari tingkat kabupaten/kota hingga pada tingkat di kecamatan, sangat dibutuhkan untuk mendorong pembangunan dan kemajuan. Hal ini semata-mata meningkatkan kesejahteraan di tengah masyarakat.

“Soliditas pengurus dan kader dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial, hadir dalam memberikan bantuan terhadap masyarakat korban musibah bencana alam,” kata Ijeck dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2020 Golkar Sumut di Medan, Sumut, Selasa (29/12/2020).

Baca Juga: Berlayar Menembus Zaman, Obituari Ricky Rachmadi Untuk Kodrat Wahyu Dewanto

Ijeck juga mengingatkan seluruh kader maupun pengurus agar terus melaksanakan kegiatan sosial, tanpa membedakan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

“Berbagai kegiatan sosial yang kita lakukan, sudah memperlihatkan hasil positif saat Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Serentak pada 9 Desember 2020. Dari 23 kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada, Golkar berhasil meraih 70% kemenangan pilkada,” ucap Ijeck.

Sebagai partai pemenang pilkada, Ijeck yang juga menjabat sebagai wakil gubernur Sumut ini, meminta seluruh kader di daerah supaya tidak berpuas diri. Sebaliknya, Golkar di kabupaten/kota di Sumut, diminta untuk lebih meningkatkan kinerjanya, termasuk mendorong kepala daerah terpilih melaksanakan pembangunan.

Baca Juga: Dave Laksono Desak Kemlu Usut Tuntas TKW Tewas Nyaris Diperkosa di Selangor Malaysia

“Peran kepala daerah dalam mempimpin daerah harus ditingkatkan agar lebih dipercaya oleh masyarakat di daerah yang dipimpinnya. Selain itu, kader Golkar di lembaga legislatif juga harus meningkatkan perannya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kader Golkar tidak boleh berpangku tangan,” tegas Ijeck.

Menurut Ijeck, kerja keras seluruh pengurus maupun kader partai berlambang pohon beringin ini dibutuhkan masyarakat untuk ke depannya. Dengan selalu hadir melaksanakan kegiatan sosial, maka dapat dipastikan bahwa Golkar menjadi partai yang hadir dalam berbagai sendi kehidupan masyarakat.

“Jika kerja keras ini terus kita lakukan dan ditingkatkan maka bukan hal yang mustahil, bahwa pesta demokrasi pada tahun 2024 mendatang, bisa kita raih dengan sangat mudah nantinya. Kuncinya hanya satu, jangan tinggalkan masyarakat. Kehadiran Golkar harus dirasakan masyarakat,” kata Ijeck.

Baca Juga: Tetty Paruntu Turut Kehilangan Sosok Tutie Ismail, Istri Ketua Golkar Minut Denny Wowiling

Seperti diketahui, Golkar meraih kemenangan terbesar dalam koalisi mengusung pasangan calin saat pilkada di Kota Medan, Binjai, Pematang Siantar, Tanjung Balai, Gunung Sitoli, Kabupaten Serdang Bedagai, Simalungun, Asahan, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu dan Kabupaten Samosir.

Selain itu, Golkar berhasil memenangkan pilkada di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Humbang Hasundutan (Humbahas), Tapanuli Selatan, Pakpak Bharat, Nias. Golkar kalah dalam mengusung kepala daerah di Pilkada Kota Sibolga, Kabupaten Tanah Karo, Labuhan Batu Selatan, Toba, Nias Utara, Nias Selatan dan Nias Barat. {beritasatu}

fokus berita : #Musa Rajekshah