31 Desember 2020

Di Depan Para Kader Golkar Tegal, Agus Solichin Puji Kinerja Bupati Umi Azizah

Berita Golkar - Partai Golkar Kabupaten Tegal mengapresiasi kinerja Umi Azizah selama menjabat sebagai Bupati Tegal. Hal itu karena Pemkab Tegal kerap meraih penghargaan dari pemerintah pusat.

Demikian disampaikan ketua DPD partai Golkar Agus Solichin, dalam acara pendidikan politik konsolidasi partai dan konsolidasi kader DPD partai Kabupaten Tegal, di Sailendra Convention Hall Grand Dian Hotel Slawi, Selasa (29/12/2020) lalu.

Hadir dalam acara itu, Bupati Tegal Umi Azizah, Bupati Batang yang juga ketua harian Golkar Provinsi Jateng Wihaji, komisioner KPU dan Bawaslu Kabupaten Tegal, serta sejumlah tamu undangan.

Baca Juga: Endria Putra Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Kota Jambi

Agus mengungkapkan beberapa penghargaan yg diraih Pemkab Tegal di tahun 2020 ini antara lain, Kabupaten Terinovatif, Kabupaten Peduli HAM, Penganugerahan STBM Award Berkelanjutan 2020, dan Penghargaan oleh Badan Pusat Statistik RI.

"Semoga prestasi yang sudah didapatkan Pemkab Tegal tersebut bisa ditingkatkan lagi," ujar Agus, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (31/12/2020).

Ditempat yang sama Bupati Tegal Umi azizah, mengucapkan terima kasih atas apresiasi yg diberikan partai golkar terhadap pemkab Tegal. Dalam sambutannya Umi menyampaikan, kehidupan sosial masyarakat tidak terlepas dari perkembangan politik dan pemerintahan.

Baca Juga: Catatan Akhir Tahun Golkar Jatim, Sarmuji: Pilkada 2020 Tekan Cluster Penyebaran COVID-19

Begitupun sebaliknya, perkembangan sistem politik juga dipengaruhi oleh dinamika yang berkembang di masyarakat, terlebih adanya situasi pandemi Covid-19 telah menimbulkan persoalan serius tidak hanya bagi bangsa saja, akan tapi kehidupan global.

Berbagai sektor seperti perekonomian, pendidikan, kesehatan, dan sosial terpukul karena mengalami tekanan yang sangat besar, termasuk pemimpin politik.

“Persoalan ini masih sering terjadi, salah satunya pandemi yang menuntut langkah penyelesaian dan solusi. Seperti lowongan pekerjaan, penurunan penghasilan masyarakat, serta penanganan medis, daya tampung rumah sakit dan sumber daya tenaga kesehatan kita terbatas,” jelas Umi.

Baca Juga: Ace Hasan Nilai Pemerintah Berwenang dan Miliki Dasar Hukum Kuat Untuk Bubarkan FPI

Dalam konteks inilah, menurut Umi politik mendapat relevansinya. Ia menjelaskan muara dari kegiatan politik adalah keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

"Memang sebagian politisi masih belum sadar, tidak peka terhadap situasi krisis seperti pemborosan keuangan negara yang relevansinya dengan kepentingan bangsa ini melawan Covid-19, memulihkan ekonomi nasional, dan membangun jaring pengaman sosial bertolak belakang. Itu membuat citra perpolitikan dalam negeri menjadi tidak baik," papar Umi.

Kondisi tersebutlah yang membuat sebagian masyarakat jengah dengan aktivitas politik. Menurutnya, masalah tersebut akan berimbas pada menurunnya tingkat partisipasi publik dalam pemilihan umum, terlebih pemilihan legislatif.

"Saya berharap melalui forum pendidikan politik ini, bisa memotivasi diri untuk ikut serta menumbuhkan dan menciptakan iklim kehidupan politik yang lebih baik dan bertanggungjawab," imbuhnya. {jateng.tribunnews}

fokus berita : #Agus Solichin #Umi Azizah