31 Desember 2020

Refleksi Akhir Tahun Depinas SOKSI, Ahmadi Noor Supit Soroti Empat Isu Besar

Berita Golkar - Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depinas SOKSI), salah satu pendiri Partai Golkar, menyampaikan pandangan terkait situasi terkini bangsa Indonesia yang terjadi selama tahun 2020.

Ketua Umum Depinas SOKSI, Ahmadi Noor Supit, mengatakan terdapat empat poin yang menjadi perhatian SOKSI. Empat poin tersebut, yaitu penanganan pandemi Covid-19, pemulihan ekonomi nasional, hadirnya Undang-Undang Cipta Kerja, dan Pilkada 2020.

Berikut refleksi akhir tahun Depinas Soksi:

Penanganan pandemi

Wabah virus corona (COVID-19) yang melanda dunia sejak awal 2020 telah memberikan banyak pelajaran dan tantangan, khususnya bagi bangsa Indonesia, dalam upaya menanganinya.

Baca Juga: Konsolidasi Internal, 31 Pimpinan PK Golkar se-Indramayu Sepakat Gelar Musda

Terkait hal ini, Depinas SOKSI terlebih dahulu akan menyampaikan rasa terima kasih mendalam untuk para tenaga kesehatan, relawan dan juga aparatur negara yang sejauh ini selalu siap siaga dalam membantu penanganan pandemi ini.

Semoga mereka selalu diberi kekuatan dan kesehatan untuk dapat terus melakukan tugasnya. Bagi mereka yang telah gugur, semoga mereka pergi dengan damai, dan husnul khotimah.

Depinas SOKSI juga mengapresiasi upaya pemerintah dalam menyampaikan informasi, mensosialisasikan dan memperketat protokol kesehatan hingga membantu memberikan bantuan sosial bagi warga terdampak COVID-19.

Baca Juga: Sekjen Depinas SOKSI, Misbakhun Minta Eks Anggota dan Simpatisan FPI Dirangkul Agar Toleran dan Inklusif

Meski demikian, Pemerintah harus terus memberikan data terkait jumlah tracing, testing dan treatment untuk memutus rantai penyebaran COVID-19. Pemerintah juga diminta terus memperkuat sinergitas antara pihak pusat dan daerah, juga pihak-pihak tertentu, dalam rangka upaya penanganan virus asal Wuhan, China, tersebut.

Pemulihan ekonomi nasional

Depinas SOKSI mendukung penuh upaya pemerintah menggerakkan kembali roda ekonomi yang sebelumnya sempat terhambat akibat COVID-19.

Dengan dipimpin oleh Airlangga Hartarto sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), Indonesia mulai bergerak mengupayakan optimalisasi sumber pendapatan negara, pemanfaatan APBN secara tepat sasaran dan efisien, serta kemampuan mengelola utang yang bijak untuk menopang subsidi, memberikan stimulus ekonomi untuk bangkit dari krisis ekonomi pasca pandemi.

Baca Juga: Kekerasan Terhadap Perempuan Meningkat Selama Pandemi, Adde Rosi Serukan Perlindungan HAM Berbasis Gender

Depinas SOKSI mengajak pihak terkait, khususnya pemerintah untuk memberi perhatian khusus untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang hingga kini masih menjadi tulang punggung dan penggerak perekonomian nasional.

Saat ini diketahui, jumlah UMKM di Indonesia telah mencapai 64,1 Juta unit usaha dan berkontribusi pada jumlah tenaga kerja di sektor UMKM sebesar 116,9 Juta (97%).

UU Cipta Kerja

Depinas SOKSI mendukung kebijakan Undang-Undang Cipta Kerja yang disahkan pada 5 Oktober 2020 lalu.

Baca Juga: Mahkamah Partai Nyatakan Dirinya Sah Jadi Ketua, Rusli Prihatevy Gaspol Majukan Golkar Kota Bogor

UU Cipta Kerja UU Ciptaker merupakan terobosan hukum formil dan materiil, dan merupakan upaya negara dalam merespons krisis perekonomian global yang sudah terjadi sebelum adanya pandemi COVID-19. Dimana pertumbuhan ekonomi semakin menurun tajam hingga minus ketika COVID-19 menjadi pandemic global.

UU Cipta Kerja merupakan sikap keberanian politik antara pemerintah dan DPR RI dalam menyelaraskan aturan-aturan yang selama ini selalu bertabrakan. Maka dari itu Depinas SOKSI meminta pihak terkait mulai merumuskan adanya Omnibus Law di segala sektor yang diperlukan.

Depinas SOKSI memperkirakan UU Cipta Kerja akan menguntungkan semua pihak. Baik itu investor, pemerintah, dan masyarakat. Misalnya, terkait pajak deviden nol persen.

Baca Juga: Muhammad Fauzi Minta Menag Yaqut Fokus Kinerja Internal, Jangan Gaduh Dengan Kontroversi

Pilkada

Depinas SOKSI mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Pilkada 2020 di tengah pandemi COVID-19. Ini menjadi pengalaman bersejarah bangsa Indonesia dalam menggelar pesta demokrasi yang tetap aman dan sangat baik, meski dibatasi oleh kebijakan menjaga protokol kesehatan demi memutus rantai penyebaran COVID-19.

Depinas SOKSI juga mengucapkan selamat atas tercapainya target kemenangan Partai Golkar yang mencapai 61,11 persen atau 165 daerah dari 270 wilayah yang menggelar pemilihan Kepala Daerah ini.

Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum membuktikan kualitasnya dalam memilih calon kepala daerah yang diinginkan masyarakat. Depinas SOKSI meyakini ke depan Partai Golkar akan mampu untuk kembali unggul dan menjadi pemimpin dalam Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif 2024.

Baca Juga: Mantan Gubernur Lemhanas Prof Muladi Meninggal Dunia, Golkar Kehilangan Kader Terbaiknya

"Pada akhirnya, dengan truth, kebenaran, kita mengakui kealpaan dan kesalahan sepanjang tahun 2020. Kita harus jujur dan tahu diri."

"Memasuki Sang Surya 2021, mari kita kobarkan terus semangat persatuan dan kesatuan. Semangat rekonsiliasi kebangsaan. Rekonsiliasi melibatkan seluruh bangsa dan lapisan masyarakat. Itulah pikiran sentral yg mungkin tepat kita renungkan bersama memasuki tahun 2021," pungkas Noor Supit. {tribunnews}

fokus berita : #Ahmadi Noor Supit