03 Januari 2021

Budiman Otomatis Gantikan Thoriq Husler Jadi Bupati Lutim, Posisi Wabup Diperebutkan

Berita Golkar - Sepeninggal Muh Thoriq Husler, Partai Golkar membahas penerus Ketua DPD II Luwu Timur itu. Partai Golkar sebagai pengusung memilih fokus pada gugatan pemilihan kepala daerah (pilkada) Luwu Timur yang diajukan pasangan nomor urut dua di Mahkamah Konstitusi.

Pasangan Irwan Bachri Syam - Andi Muh Rio Patiwiri belum menyerah dan bermohon ke Mahkamah Konstitusi (MK), pada Senin (21/12/2020). DPD I Partai Golkar Sulsel menyampaikan belum membahas penerus Muh Thoriq Husler sebagai Ketua DPD II Golkar Lutim.

Partai berlambang pohon beringin mengaku belum memberikan tawaran gabung Golkar kepada calon wakil bupati terpilih, Budiman Hakim. Sejauh ini, calon Wakil Bupati Lutim terpilih, Budiman Hakim sudah jadi rebutan sejumlah partai politik. Seperti PDIP maupun Gerindra.

Baca Juga: Ditemukan Drone Selam Pengintai China, Azis Syamsuddin Minta TNI AL Perkuat Keamanan Bawah Laut

PDIP mengklaim Budiman Hakim telah bergabung menjadi kader sejak Oktober 2020 lalu. Sementara Gerindra memperingatkan Budiman soal komitmen politik sebagai syarat pemberian rekomendasi B1-KWK saat mendaftar Pilkada Lutim 2020.

Tak ketinggalan kursi Wakil Bupati Lutim pendamping Budiman, juga jadi rebutan sejumlah parpol. Seperti Gerindra dan PAN.

"Nanti setelah pelantikan kita bahas itu calon Ketua DPD II Golkar Lutim," kata juru bicara DPD I Golkar Sulsel, Dr Salwa Mochtar kepada Tribun Timur, Minggu (3/1/2021).

Baca Juga: Supriansa Apresiasi Kinerja KPK Di Bawah Firli Cs Diam-Diam Selamatkan Triliunan Uang Negara 

"Sekarang fokus kita mem-backup Golkar Lutim menghadapi sengketa Pilkada di MK," tambahnya.

Salwa mengatakan, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Taufan Tawe aktif memantau perkembangan gugatan Pilkada Lutim yang berproses di MK. Salwa menyampaikan, Taufan Pawe adalah politikus berlatar belakang pengacara dengan pendidikan terakhir S3 ilmu hukum.

"Pak TP akan terus memantau dan memberi advice. Apalagi beliau konsultan hukum andal dan terbiasa bersidang di MK," ujarnya.

"Pak Budiman dan timnya telah berkonsultasi langsung Senin pekan lalu dan menemui Pak TP di Kota Parepare," ujarnya.

Baca Juga: Dinilai Berprestasi, Elit Golkar Dorong Taufan Pawe Hadapi Nurdin Abdullah di Pilgub Sulsel

Sejauh ini, Budiman Hakim telah menemui elite dari tiga partai politik dalam sepekan. Pertama, menemui Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe di Kota Parepare, Senin (28/12/2020) pekan lalu.

Tiga hari berselang, Kamis (31/12/2020), pensiunan ASN Pemkab Luwu Timur menemui Sekretaris DPD PDIP Sulsel Rudy Piter Goni dan elite banteng di Kota Makassar.

Sehari berselang, Jumat (1/1/2021), Budiman Hakim lanjut menemui Sekretaris DPD Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin. Budiman Hakim sebagai calon Wakil Bupati Luwu Timur terpilih akan menduduki kursi 01 di Bumi Batara Guru itu.

Baca Juga: Zigo Rolanda Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Solok Selatan Periode 2020-2025

Ia akan menggantikan posisi calon Bupati Lutim terpilih Muh Thoriq Husler yang meninggal dunia, Kamis (24/12/2020), sebelum penetapan sebagai bupati Luwu Timur periode 2021-2026. Hasil perhitungan suara pasangan Muh Thoriq Husler-Budiman Hakim meraih 86.351 suara. Unggul terhadap Irwan Bachri Syam-Andi Muh Rio Patiwiri (IBAS-RIO) 77.228 suara.

Berdasarkan undang-undang Pilkada pasal 164 ayat 4 berbunyi, ”Dalam hal calon Bupati dan Calon Walikota terpilih meninggal dunia, berhalangan tetap, atau mengundurkan diri, calon wakil Bupati dan Calon wakil Walikota terpilih tetap dilantik menjadi Wakil Bupati dan Wakil Walikota meskipun tidak secara berpasangan.”

Saat ini, upaya hukum masih dilakukan oleh rival Thorig Husler-Budiman ke Mahkamah Konstitusi. Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur nomor urut 2, Irwan Bachri Syam-Andi Muh Rio Patiwiri (IBAS-RIO) resmi bermohon ke Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (21/12/2020).

Baca Juga: Cegah COVID-19, AMPG Aceh Bagikan Masker ke Para Pengguna Jalan

Pada surat MK yaitu Akta Pengajuan Permohonan Pemohon Nomor 99/PAN.MK/AP3/12/2020 diperoleh TribunLutim.com. Termohon adalah Komisi Pemilihan Umum atau KPU Luwu Timur.

Pada Lampiran:AP3 Nomor 99/PAN.MK/AP3/12/2020, Daftar Kelengkapan Pengajuan Permohonan Pemohon (DKP3) tertulis:

Pemohon adalah Irwan Bachri Syam dan Andi Muh Rio Patiwiri, calon Bupati dan calon Wakil Bupati Kabupaten Luwu Timur No Urut 2. Bertindak sebagai kuasa hukum adalah Muh Iqbal dkk.

Dimana pokok permohonan yaitu perselisihan hasil pemilihan Bupati Kabupaten Luwu Timur tahun 2020. Pengajuan permohonan ini dilakukan pada pukul 14.13 WIB atau 15.13 Wita.

Baca Juga: Kisah Anang Susanto, Berbakti Kepada Ibu Sejak Dari Kecil

Adapun berkas permohonan yang diajukan Irwan Bachri Syam-Andi Muh Rio Patiwiri ada enam jenis yaitu, permohonan pemohon 4 rangkap, surat kuasa 4 rangkap, daftar alat bukti 4 rangkap. Selain itu, alat bukti 4 rangkap, berita acara dan sumpah KTA 4 rangkap dan flash disk 1 unit.

Permohonan IBAS-RIO ini juga tercatat pada Daftar Permohonan Perkara Pilkada Serentak Tahun 2020 situs https://www.mkri.id.

Jika MK tidak menerima gugatan Ibas-Rio, maka KPU Luwu Timur akan menetapkan pasangan Thorig-Budiman sebagai bupati dan wakil bupati terpilih. Setelah itu, mereka akan tetap dilantik.

Sehabis pelantikan, mekanisme selanjutnya adalah mengisi jabatan bupati. Wakil Bupati Luwu Timur, Budiman akan mengisi jabatan itu. {makassar.tribunnews}

fokus berita : #Budiman Hakim #Thoriq Husler