08 Januari 2021

Kutip Ayat Alquran, Ace Hasan Jelaskan Kehalalan Vaksin COVID-19

Berita Golkar - Politikus Partai Golkar TB Ace Hasan Syadzily mengimbau masyarakat tidak khawatir terkait dengan kehalalan vaksin Covid-19. “Saya berharap dengan keluar fatwa halal dari MUI, masyarakat tidak perlu ragu menggunakan vaksin itu,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (8/1/2020).

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini menyebutkan, dalam prinsip Islam, keselamatan jiwa itu harus menjadi prioritas dalam kondisi apapun, apalagi dalam kondisi darurat.

“Kondisi darurat seperti ini, dan Covid-19 ini masih mengancam keselamatan manusia sehingga diperlukannya vaksin untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” jelasnya. Ace menyebut, kondisi darurat tersebut juga dijelaskan di dalam Quran, surat Al-Baqarah ayat 173.

Baca Juga: TB Mulyana Syahrudin Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Kabupaten Cianjur

“Barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, Demikian bunyi surat itu,” kata legislator Dapil Jawa Barat (Jabar) itu.

Begitu juga, kata anak buah Airlangga Hartarto itu, dalam prinsip qawaidul fiqhiyah atau kaidah fikih secara umum dikenal adh-dharurat tubihu al-mahzhurat. "Yang artinya dalam kondisi darurat hal-hal yang terlarang dibolehkan,” terangnya.

Jadi, andaikan dalam unsur vaksin Covid-19 ini ditemukan masih mengandung unsur yang tidak halal atau belum ditemukan vaksin yang betul-betul halal. “Maka hal tersebut dapat dipergunakan dalam rangka menyelematkan jiwa manusia,” tandasnya.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Minta Kenaikan HET Pupuk Subsidi Diikuti Jaminan Ketersediaan Bagi Petani

Sebelumnya, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mulyanto mendesak Majelis Ulama (MUI) dan Badan Perlindungan Obat dan Makanan (BPOM) transparan mengenai kehalalan dan keamanan vaksin Covid-19.

“Sebagai lembaga pelindung rakyat, MUI dan BPOM diminta bekerja secara profesional berdasar kaidah-kaidah fatwa dan ilmiah yang berlaku,” ujarnya kepada Pojoksatu.id, Kamis (7/1/2020).

Mulyanto berharap MUI dan BPOM benar-benar menjadi benteng perlindungan hati-nurani serta tumpuan kepercayaan masyarakat. Sebab, masyarakat ingin vaksin yang direkomendasikan benar-benar terjamin khasiat, keamanan dan kehalalannya.

“Masyarakat akan taat dan turut dengan apa yang akan direkomendasikan MUI dan BPOM,” kata anggota Komisi VII DPR RI itu. {pojoksatu}

fokus berita : #Ace Hasan Syadzily