08 Januari 2021

Wakil Ketua DPRD Arifidiar Dukung Pembangunan Masjid Agung 1001 Kubah di Sambas

Berita Golkar - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas Ir H Arifidiar MH mengatakan untuk niat yang baik maka harus di dukung dan di segerakan. Kata politisi Golkar ini, dia yakin bahwa semua masyarakat ikut berbangga dan senang dengan hadirnya masjid agung di Kabupaten Sambas.

"Pertama saya sangat yakin apa yang menjadi ide kita hari ini diterima oleh semua orang. Dan juga mungkin ide ini sama juga dengan masyarakat lainnya, yang kebetulan hari ini di gagas oleh adinda Misni," ujarnya, Jumat 8 Januari 2021.

"Dan saya juga yakin kita yang hadir disini bangga sebagai orang Sambas dan agama Islam yang siap bertoleransi dengan agama lainnya. Makanya kita wajib berpikir bagaimana membangun Sambas ini, dan ini salah satu ikhtiar kita," katanya.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Minta Kenaikan HET Pupuk Subsidi Diikuti Jaminan Ketersediaan Bagi Petani

Selanjutnya kata Arifidiar, pembangunan Masjid Agung ini harus disegerakan. Karenanya, dimulai dari perencanaan dan Master plan-nya bisa dimulai dari tahun 2021.

Untuk itu kata Haji dedek begitu dia kerap disapa, siap untuk membantu pembangunan Masjid Agung tersebut, dan dimulai dari kemampuan pribadi.

"Kedepan saya sarankan di tahun ini master plan-nya sudah selsai oleh konsultan yang profesional. Karena ini (Pembangunan Masjid-Red) harus kita segerakan harus kita mulai dan start. Karenanya untuk konsultan ini akan kita bayar nanti akan kita usahakan untuk pendanaan konsultan," tuturnya.

Baca Juga: Demi Selamatkan Warga, Basri Baco Ungkap Kemungkinan Lockdown di DKI Jakarta

Oleh karenanya, dia berharap agar panitia pembangunan Masjid Agung tersebut bisa segera di bentuk dan dimulai bekerja untuk pembangunan Masjid Agung 1001 Kubah untuk masyarakat Sambas.

"Mengenai panitia makin beragam makin baik, mari sama-sama kita bantu sesuai dengan potensi dan kemampuan kita miliki," katanya.

"Harapan saya mudah-mudahan ini bisa bergerak di lima tahun pertama. Dengan dimulai membentuk panitia dan konsultan perencana di 2021 selsai master plan-nya dan peletakan batu pertama pada 2022. Dan saya yakin ini bisa kita lakukan," tutup Arifidiar. {pontianak.tribunnews}

fokus berita : #Arifidiar