21 Januari 2021

KPUD Tetapkan Jagoan Golkar Juliadi-Amir Sebagai Walikota dan Wakil Walikota Binjai

Berita Golkar - Komisi Pemilihan Umum Kota Binjai resmi menetapkan pasangan Juliadi-Amir sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai terpilih periode 2021-2024. Penetapan ini merupakan has Rapat Pleno yang digelar di Graha Kardopa, Jalan Sultan Hasanuddin, Binjai Kota, Kamis (21/1/2021).

Rapat Pleno dipimpin langsung oleh Ketua KPU Binjai Zulfan Effendi didampingi Sekretaris Syariful Azmi, serta Komisioner Robby Effendi, Arifin Saleh, Risno Fiardi, dan Abdullah Arkam. Selain itu, turut hadir Ketua DPRD Binjai, dan perwakilan Wali Kota Binjai periode sebelumnya.

Ketua KPU Binjai Zulfan Effendi menerangkan, penetapan ini berdasarkan PKPU No:5 Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga Atas PKPU No:15 tahun 2019 Tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020. Penetapan juga berdasarkan PKPU No:9 Tahun 2018 Tentang Hasil Rekapitulasi Perhitungan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Pimpinan Daerah.

Baca Juga: Bernard Sagrim Tegaskan Golkar Belum Punya Figur di Pilgub Papua Barat

"Terima kasih untuk partisipasi dan kerjasama semua pihak atas terselenggaranya Pilkada Binjai tahun 2020 yang berjalan aman, damai dan lancar. Pilkada Binjai juga diterima semua pihak dan berjalan tanpa sengketa pemilu," jelasnya.

Zulfan juga menyampaikan bahwa, di massa pandemi Covid-19 angka tingkat partisipasi Pilkada cukup baik. Partisipasi pemilik hak suara juga terbilang meningkat dibanding pemilu Wali Kota Binjai sebelumnya.

Komisioner SDM dan Parmas, Robby Effendi menyampaikan partisipasi pemilih Binjai pada pemilu 2020 mencapai 71,68 persen. Angka ini meningkat dari partisipasi pemilu 2015 yang mencapai 65,41 persen.

Baca Juga: Bupati Iksan Iskandar Lantik Pengurus AMPI Jeneponto Periode 2017-2022

"Pilkada ini partisipasi tertinggi di Kecamatan Binjai Selatan yang mencapai 79,38 persen, disusul di Kecamatan Binjai Kota 71,68 persen. Lalu Binjai Timur Binjai Barat, dan Binjai Utara," jelasnya.

Ketua DPRD Binjai, Noor Sri Syah Alam Putra menyampaikan, agar paslon terpilih dapat merangkul semua elemen yang bertarung pada Pilkada. Artinya pertarungan Pilkada sudah usai, saatnya membangun Kota Binjai lebih baik.

"Sekarang waktunya sama-sama kita bersatu untuk mendukung program Juliadi-Amir sesuai visi misinya. Sama-sama kita melakukan pengawasan dengan harapan Binjai lebih baik, dan tingkatkan kepercayaan masyarakat" katanya.

Baca Juga: Nilai Ekstremisme Sudah Mengkhawatirkan, Christina Aryani Dukung Perpres RAN-PE

Wali Kota Binjai Juliadi-Amir yang diusung Golkar, PPP, Demokrat menyampaikan, bahwa Pilkada merupakan mekanisme demokrasi untuk buktikan program. Dia juga mengajak semua elemen menghilangkan perbedaan yang biasa terjadi dalam kontestasi pemilu.

"Pilkada sudah selesai, mari kita bersatu hilangkan perbedaan kelompok, pandangan, dan pilihan. Hari ini kita bersatu membangun Binjai untuk kemaslahatan dan kebaikan seluruh masyarakat Kota Binjai yang kita cintai. Terpilihnya saya kemenangan masyarakat Kota Binjai," pungkasnya. {medan.tribunnews}

fokus berita : # Juliadi #Amir #Zulfan Effendi