25 Januari 2021

Webinar FPG DPR, Ririn Dwi Ariyanti Bicara Peluang Berkarya dan Menghasilkan di Media Sosial

Berita Golkar - Partai Golongan Karya (Golkar) menggelar Webinar Fraksi Golkar Poksi I DPR RI dengan tema RUU PDP untuk Kita, Senin 25 Januari 2021.

Dalam Webinar tersebut, aktris kondang Ririn Dwi Ariyanti yang menjadi salah seorang narasumber webinar bertema RUU PDP untuk Kita tersebut menyebut bahwa saat ini tak sedikit data pribadi yang disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Bahkan Ririn Dwi Ariyanti menceritakan bahwa dia merupakan salah satu korban dari penyalahgunaan oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

Baca Juga: Golkar Jatim Kembali Berduka, Istri Almarhum Gatot Sudjito Retno Sulistowati Meninggal Dunia

“Pernah kejadian foto tanpa sepengetahuan digunakan, tapi dapat diselesaikan,” ujar Ririn Dwi Ariyanti dalam webinar yang digelar Fraksi Golkar Poksi I DPR RI, Senin 25 Januari 2021.

Dalam kesempatan tersebut, aktris kondang itu juga menilai bahwa saat ini penggunaan media sosial (Medsos) dapat menghasilkan bukan hanya merepresentasikan diri semata. “Penggunaan Sosmed (sosial media) tak hanya untuk profil, tapi bisa untuk berkarya dan menghasilkan,” tuturnya.

Ririn Dwi Ariyanti juga menceritakan kala potret dirinya disalahgunakan untuk salah satu iklan di internet tanpa sepengetahuannya.

Baca Juga: Gandeng BEM Rumbai, AMPG Riau Bagikan 1.680 Masker Untuk Masyarakat Pekanbaru

“Foto (pribadi) pernah kejadian, untuk sebuah iklan, ngeliat iklannya itu saat browsing, tapi dibicarakan secara kekeluargaan dan akhirnya di takedown,” tutur wanita kelahiran malang 35 tahun lalu itu.

Untuk diketahui, webinar dengan tema RUU PDP untuk Kita tersebut dibuka oleh Kahar Muzakir selaku Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, dan Meutya Hafid selaku Kapoksi I FPG atau Ketua Komisi I DPR RI.

Adapun yang menjadi narasumber webinar tersebut antara lain Dirjen APTIKA Kominfo RI Samuel Abrijani Pangerapan, Direktur Eksekutif EL SAM Wahyudi Djafar, Perwakilan Task Force PDP AFTECH/CEO PrivyID Marshal Pribadi.

Baca Juga: Christina Aryani Minta Rekrutmen Komcad Dari Masyarakat Berjalan Transparan dan Inklusif

Sebelumnya, Kahar Muzakir memandang RUU PDP tersebut perlu segera diselenggarakan, terlebih berbagai kasus terkait dengan perkembangan teknologi informasi mencuat terutama kebocoran data pribadi.

Sementara itu, Dirjen APTIKA Kominfo RI Samuel Abrijani Pangerapan menerangkan bahwa RUU PDP dapat melindungi warga negara, bahkan menurutnya telah banyak negara di dunia yang sudah memiliki Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi untuk melindungi data masyarakatnya. {pikiran-rakyat}

fokus berita : #Ririn Dwi Ariyanti #Kahar Muzakir