25 Januari 2021

Christina Aryani Benarkan Draf RUU Pemilu Cantumkan Eks HTI Dilarang Ikut Pilkada, Pileg Hingga Pilpres

Berita Golkar - Draf RUU Pemilu terbaru mencantumkan bahwa eks Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dilarang mengikuti semua kegiatan pemilu. Baik dari Pilkada, Pileg, hingga Pilpres.

Dalam draf itu, tepatnya pada Bab I Peserta Pemilu pada Pasal 182 ayat (2) dijelaskan terkait aturan dan syarat calon peserta untuk mengikuti pemilu atau mencalonkan diri dalam pemilu.

Kemudian pada huruf jj pasal tersebut dijelaskan bahwa eks anggota HTI dilarang mengikuti pencalonan diri dalam pemilu. "jj. bukan bekas anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)," begitu tertulis dalam draf itu, yang dikutip Tribunnews.com, Senin (25/1/2021).

Baca Juga: Christina Aryani Minta Rekrutmen Komcad Dari Masyarakat Berjalan Transparan dan Inklusif

Anggota Baleg DPR RI Fraksi Golkar Christina Aryani membenarkan adanya pasal tersebut dalam draf RUU Pemilu. "Di draf terakhir versi pemutakhiran yang kami terima tertera demikian," ujar Christina, ketika dihubungi Tribunnews.com.

Christina belum bisa berkomentar banyak perihal draf RUU Pemilu tersebut. Hanya saja, draf itu akan masih melalui banyak proses dan belum final.

"Ya jelas belum final, ini baru diajukan komisi II ke Baleg. Nanti akan melalui proses harmonisasi, pembulatan dan pemantapan konsepsi dulu di Baleg," kata Christina. {tribunnews}

fokus berita : #Christina Aryani