30 Januari 2021

Mujib Rohmat Apresiasi Pemikiran Kritis Mahasiswa Soal Peta Jalan Pendidikan 2020-2035

Berita Golkar - Komisi X DPR RI menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan perwakilan organisasi mahasiswa untuk menyerap aspirasi terkait Peta Jalan Pendidikan (PJP) tahun 2020-2035. Dalam rapat tersebut, Anggota Komisi X DPR RI Mujib Rohmat mengapresiasi setiap pemikiran kritis yang diutarakan dari setiap perwakilan.

“Saya bangga dengan pemikiran dan masukan mahasiswa hari ini. Semua perwakilan mahasiswa telah memberi pandangan kritis kebijakan PJP tahun 2020-2035,” ucap Mujib, Kamis (28/01/2021). RDPU ini dihadiri oleh perwakilan PPI Indonesia, PB HMI, DPP IMM, PP KAMMI, PP PMKRI, DPP GMNI, DPP Hikmabudhi, dan KMHD.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Sambut Baik Rencana Listyo Sigit Prabowo Gandeng Para Santri Jadi Polisi

Lebih lanjut, politisi dapil Jawa Tengah I berencana akan menambahkan aspirasi dan rekomendasi mahasiswa dalam draft PJP yang belum sempurna. Nantinya, akan menjadi dipertimbangkan bersama kembali untuk mematangkan peta pendidikan Indonesia jangka panjang ini. Rapat yang diselenggarakan secara virtual ini, menyoroti sejumlah permasalahan pendidikan Indonesia.

Di antaranya, soal tidak meratanya akses teknologi, belum ada kajian pemetaan terkait sinkronisasi potensi daerah dengan tingkat kebutuhan ketersediaan sekolah vokasi di daerah, kebijakan berorientasi pada kebutuhan pasar, kurangnya kuantitas dan kualitas SDM pengajar yang dibutuhkan, konsep kampus merdeka yang belum konkret, dan adanya sekat pembatasan untuk mengakses pendidikan yang layak.

Menyadari permasalahan tersebut, jajaran Anggota Komisi X dan perwakilan mahasiswa menegaskan agar peta ini diselaraskan terlebih dahulu dengan komitmen pemangku kebijakan sekaligus juga pengawasan infrastruktur dan peraturan agar lebih komprehensif dan konkret, ke depannya.

Baca Juga: Usai Shalat Jumat, Golkar Kota Banjarmasin Bagikan Sarung dan Nasi bungkus di Kampung Melayu

PJP tahun 2020-2035 yang dicanangkan oleh Kemendikbud ini adalah bentuk urgensi pemerintah dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. Rencananya, peta ini akan dimuat dalam bentuk dokumen negara yang berisi persoalan krusial dan kebijakan strategis jangka panjang di bidang pendidikan Indonesia. {dpr}

fokus berita : #Mujib Rohmat