31 Januari 2021

Gandeng Milenial Jadi Ujung Tombak Ekonomi Bangsa, Soksi Generasi Z Dideklarasikan di Bali

Berita Golkar - Ketua MPR Bambang Soesatyo mendukung upaya Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) merangkul generasi Z, khususnya para milenial yang sedang menempuh pendidikan di SMA hingga perguruan tinggi, untuk aktif berorganisasi, melalui program SOKSI Z.

Langkah ini akan menambah pengalaman mereka dalam bersosialisasi di berbagai kegiatan kemasyarakatan, sekaligus mempersiapkan diri menyambut tongkat estafet kepemimpinan bangsa.

"Dalam paparan terbaru hasil Sensus Penduduk (SP) yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia hingga September 2020 mencapai 270,2 juta jiwa. Sebanyak 27,94 persen atau sebesar 75,5 juta jiwa merupakan generasi Z kelahiran 1997-2012, yang kini berusia 8-23 tahun," ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, dalam deklarasi SOKSI Z, di Bali, Sabtu (30/1).

Baca Juga: Bupati Ahmed Zaki Iskandar Minta Wagub DKI Riza Patria Tak Permasalahkan Asal Domisili Pasien COVID-19

Turut hadir para pengurus Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) SOKSI, antara lain Ketua Dewan Pembina Bobby Suhardiman, Ketua Umum Ahmadi Noor Supit, Ketua Harian AA Bagus Adhi Mahendra, dan Wakil Ketua Umum Andi Achmad Dara.

Ketua DPR ke-20 ini menilai, generasi Z memiliki banyak keunggulan. Antara lain multitasking, berpikiran terbuka, kritis dalam pemecahan masalah, memiliki ambisi untuk sukses, serta memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

"Dengan bergabung dalam SOKSI Z, berbagai keunggulan yang telah mereka miliki akan ditingkatkan. Sehingga bisa menjadi generasi yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing. Memiliki integritas tinggi sebagai anak biologis Pancasila, dengan kapasitas unggulan berbasiskan budaya bangsa," kata Bamsoet.

Baca Juga: Cegah Banjir Bandang Terulang, Dedi Mulyadi Dorong PTPN Reboisasi Area Hutan Gunung Mas

Wakil Ketua Umum SOKSI ini memaparkan, dalam 'Digital Consumers of Tomorrow, Here Today', sebuah studi yang dilakukan Facebook dan Bain & Company, yang diluncurkan Agustus 2020, memprediksi konsumen digital Indonesia pada 2020 mencapai 137 juta orang.

Meningkat sekitar 15 persen dari 2019. Ini menunjukkan besarnya market konsumen digital, sekaligus besarnya peluang usaha rintisan berbasis digital. Cocok dengan karakteristik generasi Z.

"Karenanya, dalam SOKSI Z, para generasi Z juga akan mendapatkan banyak pengembangan kewirausahaan. Sehingga mereka bisa menjadi bagian dari ujung tombak perekonomian bangsa," pungkas Bamsoet. {rmco}

fokus berita : #Bambang Soesatyo