31 Januari 2021

Soal Revitalisasi JPO, Judistira Hermawan Sindir Jakarta Bukan Cuma Sudirman-Thamrin

Berita Golkar - Pemprov DKI Jakarta akan merevitalisasi jembatan penyeberangan orang (JPO) Sudirman dengan menyisipkan galeri untuk mengenang tenaga kesehatan yang gugur karena terpapar COVID-19. Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta menilai revitalisasi JPO Sudirman tak tepat.

"Ya tentu Fraksi Golkar memberikan apresiasi bahwa Pemprov DKI Jakarta berniat untuk mengenang tenaga kesehatan sebagai pejuang COVID-19, tapi apa tepat itu dibuatkan di JPO? Nggak nyambung kan?" kata Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Judistira Hermawan kepada wartawan, Sabtu (30/1/2021).

Untuk mengenang jasa tenaga kesehatan yang gugur, Golkar memiliki saran lain. Judistira menyebut pembangunan tugu atau monumen di Ancol untuk mengenang tenaga kesehatan. "Lebih baik dibuatkan tugu atau monumen kecil lokasinya bisa di Ancol atau di tempat lain yang strategis gitu," ujarnya.

Baca Juga: Supriansa Desak Kapolri Proses Hukum Semua Pelaku Rasis Tanpa Pandang Bulu

Selain itu, lebih dalam soal revitalisasi JPO Sudirman, menurut Judistira, banyak JPO di luar kawasan Sudirman dan Thamrin yang dikeluhkan warga. Jadi, disarankan anggaran untuk revitalisasi JPO Sudirman lebih baik untuk pendanaan JPO di kawasan lain.

"Dan begini, banyak keluhan masyarakat tentang JPO ini di luar Sudirman-Thamrin perlu diperbaiki, Jakarta kan bukan hanya Sudirman-Thamrin, bangun yang biasa-biasa saja yang penting berfungsi dengan baik dan terawat, sehingga anggaran bisa dialihkan untuk bangun JPO di wilayah lain," imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menjelaskan alasan Pemprov DKI Jakarta merevitalisasi JPO Sudirman. Selain alasan rusak, Hari menyebut JPO tersebut banyak digunakan masyarakat Jakarta.

Baca Juga: Hasan Basri Agus Ingatkan Lagi Janji Kemenhub Bangun Rel Kereta Api di Jambi Yang Masih Mangkrak

"Tujuan dilakukan revitalisasi ini dikarenakan memang struktur yang ada di JPO dimaksud sudah mengalami kerusakan butuh perbaikan, apalagi JPO dimaksud sangat banyak digunakan oleh masyarakat," kata Hari saat dihubungi, Jumat (29/1).

Hari mengatakan JPO tersebut juga nantinya akan dibangun monumen tenaga kesehatan. Menurutnya, monumen tersebut untuk menghargai para pejuang dan pahlawan COVID-19.

"Di samping itu juga untuk memberikan penghargaan dan apresiasi bagi pejuang dan pahlawan COVID-19 yang telah mendahului kita," ucapnya. {news.detik}

fokus berita : #Judistira Hermawan