31 Januari 2021

Gandeng Depinas SOKSI, Bamsoet Serahkan 20 Ribu Bibit Unggul Hingga Modal Rp.250 Juta Untuk Petani Bali

Berita Golkar - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depinas SOKSI) Ahmadi Noor Supit, dan Ketua Harian Depinas SOKSI AA Bagus Adhi Mahendra, menyerahkan sejumlah bantuan untuk para petani di Bali.

Hal ini dilakukan dalam rangka mendorong peningkatan produktivitas pertanian yang merupakan bagian dari Gerakan SOKSI Membangun. Adapun bantuan yang diberikan berupa 20 ribu bibit unggul, 2 unit perahu untuk nelayan, 5 unit motor roda tiga, dan bantuan ekonomi lainnya, serta bantuan dana bergulir untuk lima kelompok petani senilai Rp 250 juta.

Baca Juga: Tetty Paruntu Serahkan 500 Paket Bantuan IIPG Untuk Korban Bencana Kota Manado

"Melalui Gerakan SOKSI Membangun, Depidar SOKSI Bali telah memberi teladan, bagaimana seharusnya sebuah organisasi kemasyarakatan berkontribusi dan menjadi bagian dari solusi, di tengah kesulitan masyarakat menghadapi pandemi COVID-19," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Sabtu (30/1/2021).

"Tak heran jika keberadaan Depidar SOKSI Bali sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bali, karena tidak pernah sepi dari aksi sosial-kemanusiaan, serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor perekonomian," tambahnya.

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan meski di pandemi Corona pertanian menjadi sektor yang diandalkan untuk menopang ketahanan ekonomi nasional. Sebab, pertanian dinilai konsisten dengan tren pertumbuhan positif.

Baca Juga: Bupati Ahmed Zaki Iskandar Minta Wagub DKI Riza Patria Tak Permasalahkan Asal Domisili Pasien COVID-19

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), lanjut dia, nilai ekspor pertanian pada Oktober 2020 tercatat mengalami pertumbuhan positif sebesar USD 0,42 miliar, atau tumbuh sekitar 1,26 persen dibanding bulan sebelumnya. Secara year on year, ekspor sektor pertanian juga mampu tumbuh hingga 23,80 persen.

"Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat dari 128,45 juta penduduk yang bekerja per Agustus 2020, sebanyak 38,23 juta jiwa atau sekitar 29,7 persennya bekerja di sektor pertanian. Memberikan bantuan kepada petani, sama dengan memberikan bantuan untuk peningkatan perekonomian nasional, sekaligus menyerap lebih banyak lapangan pekerjaan," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum SOKSI yang juga Wakil Ketua Umum DPP Golkar ini menerangkan gerakan SOKSI Membangun selaras dengan jati diri yang melekat pada diri SOKSI, yakni sebagai organisasi yang lahir dari tuntutan zaman dan beranggotakan manusia-karya mandiri yang memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga: Cegah Banjir Bandang Jember Terulang, Pranaya Yudha Desak Pemprov Lebih Peduli Hutan di Jatim

Gerakan ini juga menjadi wujud kekaryaan yang menjadi nafas SOKSI, sebagaimana amanat dari pendiri SOKSI, almarhum Prof. Suhardiman, 'Sepi Ing Pamrih, Rame Ing Gawe', yang artinya 'Tanpa Pamrih, Tapi Banyak Berkarya'.

"Membantu para petani merupakan bakti SOKSI kepada Ibu Pertiwi. Sekaligus wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah menganugerahi Indonesia yang subur, yang kaya dengan berbagai sumber daya alam. Jika tak dimanfaatkan secara baik, justru menjadikan bangsa Indonesia kufur nikmat," pungkasnya. {news.detik}

fokus berita : #Bambang Soesatyo #Bamsoet