01 Februari 2021

Golkar Institute, Komitmen Partai Golkar Cetak Kader-Kader Berkualitas

Berita Golkar - Ketua Golkar Institute, Tb Ace Hasan Syadzily, Senin 1 February 2021 tegaskan bahwa Partai Golkar berkomitmen mencetak kader-kader berkualitas melalui Golkar Institute.

Partai Golkar berharap lahir kader-kader yang memahami dan menguasai tentang pemerintahan dan juga ilmu kebijakan pubik. Ace menjelaskan, Golkar Institute diproyeksikan menjadi Sekolah Pemerintahan dan Kebijakan Publik bagi para kader Golkar.

Konsep pembelajaran dipersiapkan dengan matang prihal kurikulum, silabus dan lain-lain. Golkar Institute melibatkan Profesor Kishore Mahbubani dari Lee Kwan Yew School of Public Policy, Singapura untuk merumuskan format yang ideal.

Baca Juga: Ketua Fraksi Golkar DPRD Bolmong, Marthen Tangkere Meninggal Dunia

“Lewat Golkar Institute, para kader bisa berbagi pandangan tentang ilmu pemerintahan dan kebijakan publik yang harus dikuasai oleh seorang pemimpin dan calon pemimpin,” kata Ace.

Ace menambahkan, Golkar Institute dibentuk dengan misi menjadi sekolah partai yang terkemuka mencetak kepemimpinan atau para calon pemimpin politik yang transformatif, kompeten, inovatif dan berintegritas.

“Calon pemimpin yang memiliki etos kerja yang tinggi, berdaya saing dalam mewujudkan good governance menuju Indonesia maju,” ucap Ace.

Baca Juga: Soal Revitalisasi JPO, Judistira Hermawan Sindir Jakarta Bukan Cuma Sudirman-Thamrin

Ace menambahkan Golkar Institute bakal menggelar diskusi secara daring membahas kebijakan geopolitik Indonesia ke depan menghadirkan narasumber berkualitas. Ace mengatakan, pada 2 Februari 2021 Golkar Institute akan menggelar diskusi sekaligus soft launching Golkar Institute secara daring.

Ada pun narasumber yang dihadirkan antara lain, Profesor Kishore Mahbubani, guru besar dari National University of Singapore. Selain itu, Ketua Umum Partai Golkar yang juga Ketua Dewan Pembina Golkar Institute, Airlangga Hartarto sebagai opening speaker.

“Narasumber lainnya yang akan hadir dalam diskusi, Profesor Ginandjar Kartasasmita, mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Menko Ekuin) yang juga mantan Kepala Bappenas Kabinet Pembangunan VII,” kata Ace.

Baca Juga: Ketua AMPI Sulsel, Aksara Alif Raja Apresiasi Hadirnya Perda Kepemudaan

Sebelumnya, kursus pemerintahan dan kebijakan publik yang digelar Golkar Institute awalnya akan digelar Januari 2021. Namun, karena pemberlakukan Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali, maka program rutin ini diundur ke awal Februari. "Nantinya para kepala daerah terpilih dari Golkar yang akan jadi peserta kursus atau diskusi," ucap Ace.

Ace melanjutkan akan ada tiga bidang yang jadi fokus dari kursus pendidikan pemerintahan yang digelar Golkar Institute. Pertama, bidang kepemimpinan, karena kader partai adalah calon pemimpin partai politik.

Kedua, bidang politik pemerintahan, yakni untuk menjadi bekal para kader Golkar yang akan berkiprah di legislatif atau pun eksekutif. Ketiga, bidang public policy atau kebijakan ekonomi makro. {pikiran-rakyat}

fokus berita : #Ace Hasan Syadzily