06 Februari 2021

Tak Setuju Gubernur Ganjar, Padmasari Mestikajati Sebut Program ‘Jateng Di Rumah Saja’ Latah dan Terburu-buru

Berita Golkar - Di tengah situasi PPKM lanjutan yang jadwalnya baru akan berakhir 8 Februari 2021, Gubernur Ganjar Pranowo mengeluarkan kebijakan baru. Kebijakan itu dirilis untuk menanggapi kekecawaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut PPKM tak efektif.

Usulan mengenai gerakan itu disampaikan oleh Ganjar saat memimpin rapat evaluasi penanggulangan Covid-19, Senin (1/2/2021) lalu. Sebagai tindak lanjut, Selasa (2/2/2021) Ganjar telah berkoordinasi dan menyiapkan surat edaran untuk daerah-daerah terkait pelaksanaan ‘ Jateng di Rumah Saja’.

Hasil rapat setuju

“Hasil rapat dengan para Sekda dan alhamdulillah sebagian besar setuju. Kira-kira kita siap di tanggal 6 sampai 7 (Februari) untuk melakukan gerakan di rumah saja secara bersama-sama,” kata Ganjar.

Baca Juga: Milenial Golkar Kepri Berbagi 500 Kotak Makanan Untuk Jemaah Masjid Darussalam Batuaji

“Maka kita minta partisipasi masyarakat yuk kita di rumah saja, hanya dua hari saja,” imbuhnya. Lalu, gerakan ‘ Jateng di Rumah Saja’ itu rencananya akan mulai berlaku pada akhir pekan ini, 6-7 Februari 2021.

Kritikan wakil rakyat

Terkait kebijakan itu, anggota DPRD Jateng, Padmasari Mestikajati berpendapat bahwa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo latah. “Kebijakan Pak Ganjar, kok, saya menilai agak latah menanggapi bahwa PPKM yang kurang sesuai harapan”, kata politisi perempuan itu.

Menurut Padma, kebijakan itu diambil terburu-buru dan tanpa melihat seluruh aspek yang melibatkan masyarakat. “Kebijakan yang diambil terburu2. Artinya, gubernur tidak melihat secara menyeluruh.Ya, termasuk tidak memikirkan pedagang-pedagang kecil, tadi”, ungkapnya.

Baca Juga: Dipimpin Duet Safrin Yusuf dan Hary Naldi, Ini Susunan Pengurus PP AMMDI Yang Baru

Politisi yang juga Ketua KPPG Jateng itu bahkan pesimis dengan kebijakan ‘Jateng di Rumah Saja. Ia menyebut masyarakat justru akan abai jika menyinggung urusan perut.

“Padahal, kalau sudah menyinggung masalah dapur dan perut masyarakat justru malah bisa semakin seenaknya. Masyarakat malah bisa jadi tidak peduli dengan kebijakan pemerintah”, pungkasnya. {energibangsa}

fokus berita : #Padmasari Mestikajati #Ganjar Pranowo