08 Februari 2021

Yahya Zaini Optimis Vaksinasi COVID-19 Selesai Sesuai Target Paling Lambat 15 Bulan

Berita Golkar - Anggota Komisi IX DPR RI Yahya Zaini optimistis target pemerintah atas vaksinasi Covid-19 akan rampung dalam waktu setahun atau paling lambat 15 bulan akan terpenuhi.

Diketahui, pemerintah menargetkan akan menyelesaikan proses vaksinasi kepada sekitar 181,5 juta penduduk Indonesia dalam jangka waktu 15 bulan. Proses vaksinasi itu sendiri dilakukan secara bertahap, terhitung sejak Januari 2021 hingga Maret 2022.

“Saya optimistis target tersebut bisa dicapai. Kalaupun meleset ya lebih-lebih sedikit. Karena pemerintah sudah dapat komitmen pembelian vaksin untuk memenuhi kebutuhan sekitar 400 juta lebih vaksin. Pemerintah juga sudah bekerja keras menyiapkan data masyarakat yang akan divaksin," kata Yahya dalam keterangan tertulisnya yang diterima Parlementaria, Minggu (7/2/2021).

Baca Juga: Survei Indexpolitica: Elektabilitas Prabowo Tertinggi, Airlangga Hartarto Jauh di Posisi Ke-10

Untuk mencapai target atau sasaran tersebut, kata Yahya, tergantung pada kecepatan penyediaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi. Berkaitan dengan vaksinasi kepada tenaga kesehatan yang sedikit terlambat, Yahya menjelaskan hal disebabkan karena data tenaga kesehatan yang bersumber dari Kementerian Kesehatan tidak valid sehingga pendaftaran secara online tidak berjalan lancar.

"Tapi sudah diatasi dengan cara manual. Sekarang pergerakannya sudah lumayan lancar. Sampai sekarang sudah sekitar 650 ribu tenaga kesehatan yang divaksin dengan rata-rata harian sekitar 50 ribu orang. Yang divaksin dua kali sudah 71 ribu orang dengan rata-rata harian 19 ribu orang," ujar politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Yahya mengatakan, kalau vaksinasi berjalan lancar dan sesuai target maka akan terjadi herd immunity sehingga tahun 2022 secara berangsur Covid-19 akan berakhir. Oleh karena itu, ia meminta semua pihak bekerja keras dan optimistis.

Baca Juga: Gandeng BI, Melchias Mekeng Bagikan 1 Ton Beras Untuk Warga Kolontobo dan Petuntawa

 

Dia menambahkan, kunci percepatan vaksinasi untuk mencapai target bebas Covid-19 adalah pada pendataan, sebab kalau data valid maka pelaksanaannya akan lebih cepat.

“Kita selama ini sudah punya pengalaman dengan imunisasi dan cukup berhasil. Kemudian, yang perlu diperhatikan dan dapat jaminan adalah mutu vaksin tetap aman mulai dari produksi, distribusi, penyimpanan sampai digunakan untuk masyarakat,” kata legislator dapil Jawa Timur VIII itu.

Sementara itu dalam kesempatan berbeda, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari PT Bio Farma Bambang Heriyanto menyampaikan optimistis atas pencapaian target vaksinasi Covid-19 dari pemerintah. "Kita semua optimistis. Kementerian Kesehatan, Bio Farma, semua optimistis. Sudah ditargetkan oleh Pak Presiden satu tahun," kata Bambang.

Ia menjelaskan bahwa tugas Bio Farma adalah menyiapkan kebutuhan vaksin dari Kemenkes, dan sejauh ini Bio Farma dalam posisi siap menyediakan vaksin. "Untuk setahun ini target kita ada 429 juta dosis, ya Bio Farma nanti siapkan, dalam rangka supaya cepat mengatasi COVID-19," kata Bambang. {dpr}

fokus berita : #Yahya Zaini