08 Februari 2021

Andi Rio Idris Padjalangi Minta Polri Klarifikasi Tewasnya Herman di Sel Tahanan Polresta Balikpapan

Berita Golkar - Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi meminta Polri melakukan penyelidikan terkait tewasnya tahanan yang bernama Herman. Diketahui, ditemukan banyak luka di sekujur tubuh Herman saat dikembalikan kepada pihak keluarga.

"Polri harus memberikan klarifikasi atas tewasnya Herman di sel tahanan Polresta Balikpapan, Propam Polri harus memproses anggotanya yang terlibat dan Kapolri harus menunaikan janjinya saat melakukan uji kepatutan dan kelayakan yang mengedepankan profesionalisme dan humanis," kata Andi Rio saat dihubungi, Senin (8/2/2021).

Politikus Partai Golkar itu meminta Polri melalui Propam dapat mengusut secara transparan peristiwa tersebut agar tidak terjadi kecurigaan terhadap pihak keluarga dan masyarakat. Jangan sampai peristiwa itu hanya berhenti pada sidang etik tubuh Polri tanpa memberikan sanksi tegas terhadap para pelakunya.

Baca Juga: Rudy Mas’ud Ungkap Banyak Celah Kebocoran PNBP di Sektor Minerba

"Jika ada anggota yang terbukti melakukan kekerasan dan menyebabkan kematian, Polri harus memberikan sanksi tegas terhadap anggotanya dan dibawa ke ranah pidana," ucapnya.

Lebih lanjut, Andi Rio berharap agar pihak keluarga dapat melaporkan peristiwa tersebut ke Propam Polri dan Komnas HAM. Hal itu agar peristiwa ini tidak terulang kembali di kemudian hari terhadap para tahanan lainnya. "Kita tunggu informasi resmi dari pihak Propam Polri dan semoga peristiwa ini tidak kembali terulang," ucapnya.

Publik dikejutkan dengan tewasnya seorang tahanan Polres Balikpapan bernama Herman yang dikembalikan ke keluarganya tanpa nyawa dan luka di sekujur tubuhnya.

Herman dibawa ke Polresta Balikpapan Desember lalu dengan tuduhan yang belum jelas, dan hingga saat ini, penyebab tewasnya Herman juga belum terungkap. {tribunnews}

fokus berita : #Andi Rio Idris Padjalangi #Herman