09 Februari 2021

Di Tengah Ancaman Gagal Panen, Firman Soebagyo Minta Bulog dan Kementan Terbuka Soal Stok Beras

Berita Golkar - Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo meminta Kementerian Pertanian (Kementan) dan Bulog untuk melakukan koordinasi dan mengumumkan secara terbuka kepada publik terkait ketersediaan stok beras saat ini hingga memasuki lebaran yang akan datang, di tengah musim banjir melanda hampir semua kota yang bisa mengakibatkan petani gagal panen.

"Ini menjadi penting karena dengan penjelasan Bulog maupun Kementan, maka ada kepastian pemerintah perlu atau tidaknya melakukan import beras dengan alasan banjir dan gagal panen," kata Firman dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (8/2/21).

Politikus Golkar ini berpandangan, dengan keterbukaan dan komunikasi yang baik antara Bulog dan Kementan bisa meminimalisir oknum2 memanfaatkan kesempatan mendesak pemerintah mengeluarkan izin import beras.

Baca Juga: Yahya Zaini Optimis Vaksinasi COVID-19 Selesai Sesuai Target Paling Lambat 15 Bulan

"Jangan sampai dengan situasi ini ada pihak-pihak memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan dengan dalih gagal panen mendesak pemerintah untuk mengluarkan izin import beras," ujar Firman.

"Justru pemerintah dan khususnya Kementan dan Kemendag harus lebih berpihak kepada Petani yang sedang terpuruk akibat banjir," tegas Firman.

Firman yang juga Anggota Baleg DPR Ini menilai, berdasarkan laporan yang didapat dari tim di lapangan, banyak petani mengeluhkan minimnya perhatian pemerintah dalam mensupport kerja petani dalam menghadapi situasi seperti saat ini.

"Kementan dan Kemendag sebagai bagian pemerintah harus menyerap aspriasi serta keluhan petani dengan mencarikan solusi untuk mengatasi ancman gagal panen akibat banjir," tandasnya. {telusur}

fokus berita : #Firman Soebagyo