13 Februari 2021

Rumor PAW Kader Golkar Tak Amankan Rekomendasi di Pilkada Teluk Bintuni, Lamek Dowansiba Minta DPP Tak Tebang Pilih

Berita Golkar - Sejumlah kader Partai Golkar dari Teluk Bintuni berencana mengajukan pergantian antar waktu (PAW) kepada 5 orang anggota Fraksi Partai Golkar yang duduk di DPRD Teluk Bintuni. Hal ini karena mereka menduga kelima anggota DPRD tersebut tidak mengamankan rekomendasi DPP Partai Golkar dalam Pilkada Teluk Bintuni 9 Desember 2020 lalu.

Menanggapi hal ini tokoh muda Golkar Papua Barat, Lamek Dowansiba mengatakan hal tersebut merupakan hal yang wajar dan sesuai dengan konstitusi Partai Golkar. Lamek melihat ada aspek lain yang harus dipertimbangkan, yaitu geopolitik yang ada di Kabupaten Teluk Bintuni.

“Ada aspek lain yang perlu dipertimbangkan yaitu goepolitik disana, jangan sampai keputusan ini berdampak pada eksistensi Partai Golkar di Teluk Bintuni. Dan disisi lain juga akan menjadi dendam politik yg berkepanjangan dan menimbulkan konflik horizontal,” ungkapnya.

Di sisi lain, kata Lamek ditempat lain ada sejumlah kader yang juga tidak mengamankan rekomendasi DPP di Pilkada tahun 2020 lalu. Namun sampai saat ini menurutnya belum ada teguran atau sanksi yang diberikan kepada kader-kader tersebut.

“Justru dibiarkan, saya pikir partai Golkar harus tegak lurus pada aturan main, karena apa? Partai ini, partai besar dan moderen, tentunya marwah partai harus dijaga dengan bertindak adil. Dan siapa pun yg melanggar printah konstitusi partai harus mendapatkan sanksi tegas. Tidak boleh ada praktek segregasi dan tebang pilih di partai ini,” pungkasnya.

fokus berita : #Lamek Dowansiba