16 Februari 2021

Jelang Mubes Kosgoro 1957, Rekam Jejak Azis Syamsuddin Dinilai Pantas Jadi Ketua Umum

Berita Golkar - Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 Sabil Rachman menegaskan penyelenggaraan Musyawarah Besar (Mubes) Kosgoro 1957 akan dilaksanakan secara daring.

Mubes secara daring merupakan hasil Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspinas) 1957 ke VII tanggal 30 Januari 2021 di Jakarta. Seluruh peserta sepakat bahwa digelarnya Mubes daring sesuai dengan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Pelaksanaan Mubes daring harus di tinjau ulang mengiat putusan muspimnas bisa di makzulkan dengan pertimbangan belum di sepakati oleh forum mubes, serta belum bisa di jadikan rujukan petunjuk teknis pelaksaan oleh panitia SC dan OC.

Baca Juga: Gaya Humanis Golkar Jatim Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan Dengan Riang Gembira

Merespons rencana Mubes daring itu, sosok politisi Golkar Azis Syamsuddin dinilai tepat menakhodai Kosgoro 1957.

Kader muda Golkar dan Kosgoro Supardiono mengatakan merujuk pada rekam jejak dan perjalanan politik hingga menjadi Wakil Ketua DPR, Aziz Syamsuddin akan dapat membesarkan PPK Kosgoro sebagai organisasi pendiri Partai Golkar itu.

"Kalau kita melihat track record Pak Aziz dan keluwesan komunikasi politiknya saya yakin di bawah kepemimpinannya Kosgoro akan berkembang dan maju," kata Supardiono kepada wartawan, Selasa (16/2/2021).

Baca Juga: Buronan Interpol Kabur, Azis Syamsuddin Minta Imigrasi Lebih Perketat Proses Pemindahan Tahanan

Selain itu, dengan terpilihnya Aziz nanti, Politisi muda Golkar asal Jambi ini meyakini juga akan dapat mensukseskan jalan Ketum Partai Golkar Airlanggga Hartarto sebagai calon Presiden di tahun 2024 mendatang.

"Tak hanya membesarkan Kosgoro, Pak Aziz nantinya bisa memuluskan Ketum Airlangga meraih kursi kepemimpinan nasional," tutur Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi ini.

Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (KOSGORO 1957) lahir pada tanggal 10 November 1957 atas prakarsa Mas Isman dan teman-teman TRIP Jawa Timur.

Baca Juga: DPP Restui Sayed Jafar al-Idrus Kembali Pimpin Golkar Kotabaru Ketiga Kalinya

Pada awalnya Kosgoro berbentuk Gerakan Koperasi kemudian berkembang dalam bentuk organisasi "golongan karya" yang berorentasi kekaryaan dan menjadi salah satu pendiri sekaligus anggota Sekber Golkar dan sekarang menjadi Partai Golkar.

Sejauh ini aspirasi dari PDK Prov-Kab mengharapkan perubahan dan pembenahan pada tubuh Kosgoro 57. Aziz Syamsuddin dinilai sosok ideal untuk menakhodai PPK Kosgoro 1957. {jakarta.tribunnews}

fokus berita : #Supardiono #Azis Syamsuddin