18 Februari 2021

Bukti Serius Dukung Raperda Pesantren, Fraksi Golkar DPRD Jatim Kirim 3 Legislator Berlatar Pesantren

Berita Golkar - DPRD Jatim berencana membuat Peraturan daerah tentang pengembangan Pesantren. Mengenai rencana tersebut, Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim sangat mendukung adanya Raperda tersebut.

Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi Golkar DPRD Jatim, Kodrat Sunyoto saat ditemui di ruangan fraksi, Kamis (18/2/2021). Menanggapi keseriusan Raperda tersebut, ia telah menugaskan 3 anggota Fraksi Golkar yang ahli dalam bidangnya untuk masukPansus Raperda.

"Tiga-tiganya berlatar belakang pesantren. Ini keseriusan Partai Golkar agar Raperda tentang pesantren segera terwujud karena ini sangat dibutuhkan," ujar Kodrat.

Baca Juga: Rudy Mas’ud Sarankan Kapolri Siapkan Pedoman Penegakan Hukum Sebelum UU ITE Rampung Direvisi

Perlu diketahui bahwa Raperda pengembangan Pesantren ini merupakan peraturan pelaksana dari UU Momor 18 tahun 2019 tentang Pesantren. Nantinya akan mengatur tentang kebutuhan pesantren yang menyebar di 38 Kabupaten/Kota di Jatim.

Dalam Raperda tersebut akan mengatur peningkatan sarana dan prasarana Pesantren, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, penyelenggaraan keterampilan untuk meningkatkan kompetensi kerja santri dan bantuan subsidi.

Anggota Fraksi Golkar yang turut menjadi Pansus pembahasan Raperda tentang Pesantren adalah Hasan Irsyad yang merupakan ketua Satuan Karya Ulama di DPD Partai Golkar Jatim dan juga sebagai pengasuh Ponpes di Probolinggo.

Baca Juga: Salim Fakhry Minta Distribusi Pupuk Bersubsidi di Aceh Diatur Baik Agar Tepat Sasaran

Selain itu, juga Gus Mamak atau Muhammad Bin Muafi Zaini yang merupakan pengasuh Ponpes Nazhatut Thullab di Sampang dan M. Alimin yang merupakan pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia.

"Jadi yang ditugaskan anggota Golkar ini betul-betul sudah berkecimpung tentang kebutuhan Ponpes, baik kualitas maupun pengembangan di masa depan, sehingga ini menunjukkan keseriusan Partai Golkar," urainya.

Saat ditanya, seberapa penting Raperda Pesantren ia menjelaskan bahwa Komisi E DPRD saat ini sedang fokus tentang upaya peningkatan pendidikan di Pesantren, mengingat di Jatim sendiri ada ribuan pesantren yang berdiri sehingga itu perlu pembahasan lebih khusus.

Baca Juga: Bagus Adhi Mahendra Putra Tegas Tolak Bandara Bali Utara Rusak Hutan di Kawasan TNBB Buleleng

"Saya sampaikan tadi, Fraksi Golkar harus serius dalam membahas Raperda (pesantren) ini, sebagai bukti kita ini adalah sinkron karena Fraksi ini kepanjangan Partai, dan Partai Golkar sendiri orientasi dengan hal itu harus dilaksanakan," tutup Anggota DPRD Jatim ini. {timesindonesia}

fokus berita : #Kodrat Sunyoto