23 Februari 2021

Diisukan Jadi Dubes RI Untuk Filipina, Ini Tanggapan Tetty Paruntu

Berita Golkar - Posisi Jabatan Duta Besar Indonesia untuk Filipina sedang kosong. Jabatan ini sebelumnya dipegang Sinyo Harry Sarundajang. Tapi tokoh kebanggaan masyarakat Sulut ini diketahui meninggal dunia pada 13 Februari 2021.

Dari itu, tokoh dari Sulawesi Utara (Sulut) diprediksi memiliki peluang besar untuk menjadi Dubes Indonesia untuk Filipina. Pasalnya sejak pemerintahan Presiden RI ke-6 Soesilo Bambang Yudhoyono dubes sudah dipercayakan kepada nama Johny Lumintang.

Terakhir Presiden RI Joko Widodo mempercayakan kepada Sinyo Harry Sarundajang. Diketahui juga Pada tahun 1953 Presiden RI Pertama Ir Soekarno pernah mempercayakan jabatan itu kepada tokoh kawanua Alexander Andries Maramis.

Baca Juga: Ahmed Zaki Iskandar Sindir Gubernur Anies Belum Serius Urus Banjir DKI Jakarta

Bahkan dia tercatat sebagai Dubes Pertama Indonesia untuk Filipina. Nah siapa nama-nama tokoh Sulut yang berpeluang? Salah satunya yakni Christiany Eugenia Paruntu. Mantan Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dua periode dikabarkan sudah dekat pada jabatan itu.

Namun saat dihubungi www.tribunmanado.co.id Selasa (23/2/2021) Tetty sapaan Ketua Golkar Sulut mengatakan belum mau menduduki jabatan itu. "Saya belum mau," ujar dia.

Sementara itu Juru Bicara Golkar Sulut Feryando Lamaluta mengatakan penunjukkan dubes adalah hak prerogratif dari Presiden Joko Widodo. "Kalau ibu Tetty saya kira mampu menjalani tugas itu namun semuanya dikembalikan ke pak presiden," kata dia.

Baca Juga: Tak Ada Zona Merah di Lampung, Meutya Hafid Apresiasi Penanganan Pandemi Oleh Kodam II Sriwijaya dan Korem 043 Garuda Hitam

Apalagi selama menjadi kepala daerah, dia menilai Tetty Paruntu mampu memajukan Kabupaten Minsel. Partai akan bangga jika kadernya dipercayakan Presiden RI menduduki jabatan penting seperti menjadi duta besar. {manado.tribunnews}

fokus berita : #Feryando Lamaluta #Tetty Paruntu