24 Februari 2021

Azis Syamsuddin Dukung Cuti Bersama 2021 Dipangkas Dari 7 Menjadi 2 Hari

Berita Golkar - Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, mendukung kebijakan pemerintah terkait pemotongan masa cuti bersama 2021. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi kluster baru saat masyarakat mudik ke kampung halamannya.

Menurut Azis Syamsuddin, liburan adalah keinginan semua orang, termasuk masyarakat yang ingin berkumpul dengan keluarganya. Mereka akan berkumpul bersama dan dikhawatirkan membuat kluster baru dalam keluarga.

Oleh karena itu, dia optimis jika masa cuti selama tujuh hari dipangkas menjadi dua hari. Maka masyarakat akan berpikir dua kali untuk pulang kampung. Sehingga dalam hal ini keselamatan keluarga lebih diutamakan oleh pemerintah.

Baca Juga: Survei Litbang Kompas: Elektabilitas Golkar Merosot Hanya Tersisa 3,4 Persen

"Mobilitas masyarakat selalu tinggi hingga memberikan dampak pada lonjakan kasus COVID-19 setiap libur yang cukup berkepanjangan, karena banyak yang ingin melakukan liburan ke destinasi wisata," kata Azis Syamsuddin kepada awak media di Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Kemudian, politisi partai Golkar tersebut menghimbau kepada perusahaan dan para stakeholder terkait, agar mematuhi apa yang sudah diinstruksikan oleh negara.

Dia juga meminta bantuan, aparat baik polisi maupun TNI menindak tegas, setiap perbatasan wilayah agar tidak ada mudik tahun 2021. Jika mereka kewalahan maka masyarakat dan keluarga di kampung halaman akan menjadi korban.

Baca Juga: Sambangi Kapolda Sulsel, Andi Rio Idris Padjalangi Singgung Penyalahgunaan Narkoba Oknum Polri

"Saya minta pemerintah mengimbau perusahaan ataupun industri agar mengikuti kebijakan tersebut dengan tidak memberikan cuti bersama bagi karyawannya. Hal itu agar dengan komitmen bersama seluruh pihak maka diharapkan dapat efektif menekan kasus Covid-19," imbuhnya.

Untuk diketahui, pemerintah telah menyepakati dan menetapkan perubahan cuti bersama tahun 2021, dari yang sebelumnya terdapat tujuh hari menjadi dua hari dengan pertimbangan untuk pencegahan penularan Covid-19 di masyarakat yang diakibatkan mobilitas warga pada hari libur.

Aturan tersebut tertuang dalam SKB Menteri Nomor 281 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 642 Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020, Nomor 4 tahun 2020 Tentang Hari libur Nasional dan Cuti Bersama 2021. {timesindonesia}

fokus berita : #Azis Syamsuddin