09 Maret 2021

Bagus Adhi Mahendra Putra Bantu Perbaiki Jembatan Bungkulan Yang Sudah 4 Tahun Rusak Parah

Berita Golkar - Jembatan rusak di Desa Bungkulan menjadi sorotan masyarakat. Karena sudah 4 tahun terakhir, jembatan tersebut belum juga diperbaiki. Padahal, jembatan tersebut merupakan pintu masuk utama warga Banjar Dinas Kubu Kelod untuk menuju pusat Desa Bungkulan.

Jembatan Bungkulan sendiri sempat terputus saat terjadi banjir bandang pada Februari 2017. Jembatan tersebut bukan hanya pintu masuk utama kegiatan ekonomi warga. Namun itu juga satu-satunya cara untuk kegiatan adat, khususnya upacara pitra yadnya.

Tak pelak, warga harus menyeberangi sungai saat upacara. Pasalnya, warga Banjar Dinas Kubu Kelod tinggal di sisi timur sungai, sedangkan kawasan Setra berada di sisi barat sungai.

Baca Juga: Pupuk Bersubsidi Langka, Adde Rosi Khoerunnisa Bakal Sampaikan Keluhan Warga Pandeglang ke Kementan

Situasi ini juga menjadi perhatian perwakilan rakyat. Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat, AA Bagus Adhi Mahendra Putra, disebut sudah mempelajari sendiri kondisi jembatan tersebut.

Seorang politikus yang biasa dipanggil Gus Adhi menyumbang Rp 10 juta untuk memperbaiki aliran sungai. Sehingga badan jembatan yang kini melintasi sungai tersebut bisa digunakan sebagai jembatan darurat.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Buleleng Nyoman Gede Wandira Adi mengatakan, kondisi jembatan sangat memprihatinkan. Padahal, sejak tahun lalu, Fraksi Golkar sudah mengusulkan untuk memperbaiki jembatan tersebut. Namun pemotongan anggaran memaksa proses pembangunan tertunda.

Baca Juga: Dimaz Soesatyo Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Marunda, Dari Got, Halte Sampai Lampu Jalan

“Mudah-mudahan tidak ada lagi pergeseran anggaran tahun ini,” kata Wandira. Menurut Wandira, jembatan itu sebenarnya bisa dibangun lebih awal.

Itu tergantung komitmen pemerintah daerah. Ia mengatakan, selama ini pemerintah memilih untuk memprioritaskan kegiatan lainnya. Pengembangan pasar seperti itu dianggap lebih penting. Hingga perbaikan jembatan sepertinya terbengkalai.

“Tapi sekarang sudah selesai, kami minta pengurus segera menyelesaikannya. Karena ini sangat dibutuhkan petani, warga, juga untuk kegiatan adat,” ujarnya.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Harap Perempuan Indonesia Mampu Kampanyekan Perang Lawan Kekerasan Gender

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng I Putu Adiptha Ekaputra menegaskan, pemerintah sudah menyiapkan anggaran untuk perbaikan jembatan tersebut.

Menurut Adiptha, ada tiga jembatan yang akan diperbaiki tahun ini. Yakni, Jembatan Bungkulan, Jembatan Bakung-Sari Mekar, dan Jembatan Pangkal Dalem Wanagiri. Khusus untuk Jembatan Bungkulan, Adiptha menyatakan pemerintah telah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp 3,2 miliar.

Dokumen konstruksi sudah diserahkan ke Bagian Pelayanan Pengadaan Setda Kabupaten Buleleng, sehingga proses tender bisa segera dilakukan.

“Kemarin terputus banjir bandang yang siklusnya 10 tahun. Jadi dari segi konstruksi kita rencanakan akan ditingkatkan. Harapannya, saat siklus banjir datang, kerusakan bisa dikurangi,” Adiptha kata. {indonesiaonline}

fokus berita : #Bagus Adhi Mahendra Putra