11 Maret 2021

Arif Fathoni Siap Mundur Jika Gagal Tingkatkan Kursi Golkar di DPRD Kota Surabaya di Pemilu 2024

Berita Golkar - DPD Golkar Kota Surabaya menargetkan perolehan suara dan kursi di DPRD dapat meningkat pada Pemilu 2024 mendatang. Jika tetap atau bahkan turun, Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni bersedia mundur.

"Pokoknya harus lebih dari pemilu sebelumnya," kata Thony, saat ditanya terkait target Golkar Surabaya pada Pemilu mendatang, Kamis (11/3/2021).

Pada Pemilu 2019 lalu, Golkar Surabaya mendapat lima kursi legislatif di DPRD Surabaya. Jumlah itu menjadi acuan agar terus dapat ditingkatkan. Apalagi, setiap kabupaten/kota di Jatim memang mendapat instruksi untuk meningkatkan capaian pada 2024 mendatang.

Baca Juga: Di Hadapan Petani Muda Keren, Sugawa Korry Tegaskan Golkar Bali Siap Kembalikan Kejayaan Vanili

Komitmen itu, kata Toni, sudah tertuang dalam pakta integritas yang ia teken bersama Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten/kota lainnya.

"Memang setiap DPD Kabupaten Kota yang terpilih melalui Musda ke 10 itu menandatangani pakta integritas yang diberikan oleh DPD Provinsi Jatim. Kalau kursinya menurun maka seketika dia harus mengundurkan diri," terang anggota Komisi A DPRD Surabaya itu.

Target peningkatan capaian suara itu, menjadi hal yang biasa dalam partai politik. Toni mengungkapkan, begitu pula dengan Golkar Surabaya yang harus berupaya keras agar capaian pada Pemilu berikutnya lebih dari hasil yang dicapai sebelumnya.

Baca Juga: Bakal Bubarkan 19 Lembaga Negara, Azis Syamsuddin Minta Menpan RB Tjahjo Kumolo Kaji Matang

"Dan saya anggap pakta integritas itu adalah sebuah instrumen upaya DPD Golkar Jatim untuk memberikan lecutan semangat kepada ketua kabupaten/kota untuk bekerja keras menaikkan perolehan suara dan kursi dari pada pemilu sebelumnya," ungkap dia.

Toni menyadari, realisasi target itu berkaitan dengan upaya yang harus digeber. Dia memang tak merinci upaya yang akan dilakukan, namun Thony memastikan kerja politik pemenangan itu akan menjadi perhatian.

"Tentu kan ada perencanaan dan persiapan, melalui konsolidasi partai, melalui kerja politik Fraksi Golkar, dan melalui kerja politik lainnya yang dibenarkan oleh undang-undang," sambungnya.

Baca Juga: Dwi Hartanto Pastikan Yellow Clinic Akan Dibangun Di Kantor DPD I dan DPD II Seluruh Indonesia

Target tinggi Partai Golkar Jatim sebelumnya diungkapkan oleh Ketua DPD Golkar Jatim M Sarmuji. Semua harus memanaskan mesin agar pada Pemilu 2024 suara dan kursi Golkar dapat meningkat. Sebab, butuh upaya keras untuk dapat meraup hasil yang ditargetkan.

"Seluruh DPD Kabupaten/Kota juga sudah menandatangani pakta integritas siap mundur jika kursi Golkar di Kabupaten/Kota turun kursinya," ungkapnya. {surabaya.tribunnews}

fokus berita : #Arif Fathoni