12 Maret 2021

Adde Rosi Minta MUI Pandeglang Ajak Pengikut Aliran Sesat Hakekok Tobat dan Kembali Ke Jalan Yang Benar

Berita Golkar - Anggota Komisi III DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa menyarankan ke MUI Kabupaten Pandeglang dalam penanganan penganut aliran sesat Hakekok di Cigeulis Pandeglang.

“Khusus kepada MUI Pandeglang, jika memang ini terbukti aliran sesat kepercayaan keagamaan dan jika masih bisa dibina dan dikembalikan kepada ajaran agama asalnya, maka berikanlah kesempatan untuk bertobat dan kembali ke ajaran yang benar,” kata Adde Rosi Khoerunnisa dalam keterangan tertulis Jumat 12 Maret 2021.

Di sisi lain, kata Adde Rosi Khoerunnisa, hendaknya masyarakat Cigeulis memaafkannya dan menerima kembali mereka para penganut aliran sesat tersebut.

Baca Juga: Sachrudin Minta Kader Golkar Jadi Contoh Terbaik Bagi Masyarakat Kota Tangerang

Namun, kata Anggota DPR Dapil Pandgelang-Lebak ini, jika mereka bersikukuh tetap dengan kepercayaannya dan dianggap meresahkan masyarakat dan negara, maka tentu dikembalikan kepada hukum yang berlaku.

Legislator perempuan yang biasa dipanggil Aci ini mendorong kepada Pemkab Pandeglang melalui Kesbangpol bekerjasama Kantor Kemenag Pandeglang, Babinkamtibmas Polri, Babinsa dan MUI baik di tingkat desa maupun kecamatan.

Serta Foruk Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk selalu memberikan penerangan, pendidikan dan penyuluhan kehidupan keberagamaan, kebangsaan dan kenegaraan yang baik dan benar bagi maayarakat.

Baca Juga: Dubes Tantowi Yahya Jadi Perwakilan Pertama RI Untuk Kepulauan Cook

Aci juga mendorong kepada jajaran Kejaksaan Negeri Pandeglang untuk lebih mengaktifkan Tim Pakem di tingkat Kabupaten Pandeglang dalam bidang ketertiban dan ketentraman umum dalam penyelenggaraan kegiatan pengawasan kepercayaan, yang dapat membahayakan masyarakat dan negara dan pencegahan penyalahgunaan dan/atau penodaan agama.

Sesuai dengan Pasal 30 ayat (3) huruf d dan e UU No. 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan dan Peraturan Jaksa Agung RI No. PER-019/JA/09/2015 tentang Tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Polres Pandeglang yang dengan cepat mengamankan penganut aliran kepercayaan sesat di Cigeulis Pandeglang,” kata isteri dari Andika Hazrumy Wakil Gubernur Banten ini.

Baca Juga: Dukung Pengembangan Vaksin Lokal, Yahya Zaini Minta Semua Pihak Hormati Kredibilitas BPOM

Kepada masyarakat, khususnya di Cigeulis, Aci mengimbau untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada pihak yang berwenang menanganinya.

Sebelumnya dibertikan, jajaran Polres Pandeglang bersama Polsek Cigeulis bergerak cepat mengamankan 16 orang yang diduga menganut aliran sesat Hakekok, Kamis, 11 Maret 2021, sekitar pukul 10.00 WIB.

Ke-16 orang terduga anggota kelompok aliran sesat Hakekok tersebut berhasil diamankan di wilayah Perkebunan Sawit PT GAL, di Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang saat melakukan ritual tanpa mengenakan busana di area perkebunan sawit.

Baca Juga: Golkar Usung Airlangga Jadi Capres 2024, Posisi Tawar Dengan Parpol Lain Meningkat

Selain mengamankan angggota aliran sesat Hakekok, turut diamankan pemimpin aliran kepercayaan yang diduga sesat tersebut atas nama Arya (52), warga Kampung Polos, Desa Waringin Kurung, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang.

Arya diduga mengajak anggota yang lain untuk mandi secara bersama tanpa mengenakan busana. Ritual mandi bersama tanpa busana tersebut diikuti sebanyak 16 orang terdiri, 5 orang anggota perempuan, 8 orang anggota laki-laki, dan 3 orang anak-anak.

Adapun, kegiatan ritual tersebut baru dilaksanakan 1 (satu) kali dengan tujuan membersihkan diri dari segala dosa dan menjadikan agar lebih baik. {kabarbanten}

fokus berita : #Adde Rosi Khoerunnisa