14 Maret 2021

Makna Di Balik Pertemuan Airlangga Hartarto dan Prabowo Subianto di Hambalang

Berita Golkar - Berbalut suasana nostalgia, Ketum Gerindra, Prabowo Subianto menerima kehadiran rombongan Partai Golkar, Sabtu (13/3). Bahkan, saat menyambut kedatangan Ketum Golkar Airlangga Hartarto (AHA), Prabowo sempat menyanyikan mars partai berlambang pohon beringin.

Diketahui, Prabowo sempat menjadi kader Partai Golkar. Setelah kalah konvensi, dia memilih mendirikan Partai Gerindra. Airlangga berkunjung ke Hambalang ditemani Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus dan sejumlah petinggi lainnya seperti Agus Gumiwang serta Zainudin Amali.

Sementara tampak dalam pertemuan itu, Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani dan Anggota Dewan Pembina Gerindra, Hashim Djojohadikusumo.

Baca Juga: Bamsoet Nilai Kampanyekan Cinta Produk Dalam Negeri Bentuk Bela Negara

"Saya sangat terkejut sambutannya luar biasa meriah," kata Airlangga. Dalam sambutannya, Prabowo mendatangkan marching band dan bernyanyi Mars Golkar.

Airlangga memang tengah didorong oleh internal partainya maju sebagai calon presiden di 2024. Namun, Politikus Golkar Meutya Hafidz menolak komentar lebih jauh tentang kemungkinan AHA dan Prabowo berkoalisi.

"2024 masih lama. Yang penting banyak bersahabat dengan semua partai," kata Meutya kepada merdeka.com.

Sementara Prabowo, merasa senang dengan kehadiran para petinggi Golkar di kediamannya, Hambalang, Bogor.

Baca Juga: Misbakhun Minta Subsidi Energi Untuk Rakyat Berbentuk Listrik, BBM dan LPG Jangan Dikurangi

"Terima kasih telah jauh-jauh datang berkunjung ke Padepokan Garuda Yaksa bersama Bapak Zainudin Amali, Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Bapak Lodewijk F. Paulus. Semoga bisa memberikan manfaat bagi bangsa dan negara," tulis Prabowo dalam akun Twitternya.

Terima kasih telah jauh-jauh datang berkunjung ke Padepokan Garuda Yaksa bersama Bapak Zainudin Amali, Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Bapak Loderijk F. Paulus. Semoga bisa memberikan manfaat bagi bangsa dan negara. https://t.co/b09zl1clKi

Apa makna pertemuan tersebut?

Founder Cyrus Network Hasan Nasbi A mengaku senang melihat kedekatan para petinggi partai politik. Saling bersilaturahmi dalam keadaan santai dan informal.

Baca Juga: Ketua Depinas SOKSI, Ahmadi Noor Supit Bantu Warga Terdampak Banjir di Barito Kuala

Menurut dia, silaturahmi menguatkan ikatan batin. Bahkan ketika nanti pun harus tidak sejalan dalam politik, setidaknya ikatan batin tadi menjadi batas bahwa perseteruan politik untuk tidak saling membinasakan.

"Kalau orang politik bertemu tentu tidak mungkin tak bicara politik. Jangankan mereka, kita yang bukan orang politik saja kadang kalau ketemu ngobrolin politik. Tapi itu wajar sekali. Jadi meskipun kita tidak tahu secara detil pembicaraan mereka, tapi pasti mereka bicara soal politik," terang Hasan lewat aplikasi pesan.

Dia menduga, pertemuan ini penjajakan awal antara Golkar dan Gerindra untuk menyambut Pemilu 2024. Sejauh mana kedua tokoh dan kedua partai punya kesamaan pandangan dan gagasan.

Baca Juga: Kemendikbud Lanjutkan Bantuan Kuota, Hetifah Minta Sekolah Cepat Perbarui Data Guru dan Siswa

“Bisa iya bisa tidak. Tapi kalau persamaan mereka lebih banyak daripada perbedaan, tentu pertemuan-pertemuan seperti ini akan berlanjut. Mengejar sebanyak mungkin persamaan untuk kerjasama di tahun politik 2024 nanti,” kata Hasan lagi.

Tahun politik 2024 memang masih cukup lama. Tapi, kata Hasan, orang politik mencicil pembicaraan dan persiapan-persiapan itu sangat wajar.

Airlangga dan Prabowo, lanjut dia, sekarang memuncaki pemerintahan dengan menjadi menteri di kabinet Jokowi. Keduanya juga ketua umum partai politik besar yang punya tiket untuk mengusung capres.

Baca Juga: Gaungkan Airlangga Hartarto Capres 2024, Gandung Pardiman Pimpin Golkar DIY Gelar Doa Bersama

“Jadi saling menjajaki positif sekali. Entah nanti akhirnya akan bekerja sama, atau malah berkompetisi. Tapi silaturahmi ini, dari sudut pandang mana pun lebih banyak positifnya untuk politik Indonesia. Apalagi pertemuan dengan keluarga besar,” tutur Hasan.

Menurut dia, tokoh-tokoh politik seperti Airlangga, Prabowo, Ketum NasDem Surya Paloh dan Wiranto sebenarnya berasal dari keluarga besar yang sama, yaitu Partai Golkar. “Bisa jadi setelah ini Airlangga silaturahmi dengan Wiranto sebagai lanjutan dari silaturahmi dengan Surya Paloh dan Prabowo,” tutup dia. {merdeka}

fokus berita : #Airlangga Hartarto #prabowo subianto #Hasan Nasbi