14 Maret 2021

Azis Syamsuddin Minta TNI-Polri Tingkatkan Pengamanan Penerbangan Sipil di Papua

Berita Golkar - Kalangan dewan meminta TNI dan Polri untuk lebih meningkatkan pengamanan di wilayah penerbangan sipil Papua.

Pernyataan itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menyusul terjadinya penyanderaan pesawat perintis maskapai Susi Air di lapangan terbang Wangbe, Kabupaten Puncak, Papua.

Dia menuturkan, aparat harus mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat. Keamanan dinilai penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.

Baca Juga: Kemendikbud Lanjutkan Bantuan Kuota, Hetifah Minta Sekolah Cepat Perbarui Data Guru dan Siswa

“TNI dan Polri harus lebih sigap dalam menjaga rute penerbangan sipil, jangan sampai masyarakat merasa takut dan enggan melakukan aktifitas kesehariannya,” ujar Azis dalam keterangannya, Minggu (14/3/21).

Politikus Partai Golkar itu juga mempertanyakan peran TNI dan Polri hingga 30 orang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua dengan mudah menguasai lapangan terbang Wangbe dan melakukan penyanderaan terhadap pilot dan penumpang Susi Air.

“Fungsi intelijen harus lebih dimaksimalkan, penambahan personel prajurit baik TNI dan Polri harus lebih diprioritaskan untuk menjaga masyarakat dari teror yang dilakukan KKB, sehingga masyarakat merasa aman,” ucapnya.

Baca Juga: Gaungkan Airlangga Hartarto Capres 2024, Gandung Pardiman Pimpin Golkar DIY Gelar Doa Bersama

Menurutnya, sejak awal telah mendorong agar pemerintah pusat dan daerah, Panglima TNI serta Kapolri untuk bersikap sikap dan mencari solusi konflik yang terjadi di Papua.

“Pemerintah harus segera membentuk tim penanganan konflik secara khusus untuk menyelesaikan KKB, Jangan sampai roda pemerintahan di daerah terhambat karena konflik yang berkepanjangan,” katanya. {moeslimchoice}

fokus berita : #Azis Syamsuddin