17 Maret 2021

Partai Lain Identik Dengan Satu Tokoh, Nurdin Halid Sebut Kekuatan Golkar Justru di Tangan Kader

Berita Golkar - Ribut-ribut kudeta, perebutan kepemimpinan, hingga dualisme partai politik yang menghebohkan perpolitikan tanah air belakangan ini menjadi alarm bagi partai lain untuk berbenah, mawas diri serta merapatkan barisan kader untuk menghalau kejadian serupa.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Nurdin Halid menekankan hal tersebut tak berlaku bagi Partai Golkar yang jelas berbeda dengan partai lain yang tidak dimiliki siapa-siapa. Golkar adalah milik seluruh kader. Tidak identik dengan personal figur tertentu.

“Kekuatan Golkar terletak pada kadernya. Golkar tidak dimiliki siapa-siapa. Berbeda dengan partai lain yang identik dengan orang,” tegas NH dalam keterangan tertulisnya yang diterima fajar.co.id, Rabu (17/3/2021).

Baca Juga: Golkar Gagas Koalisi Besar, Airlangga Dipercaya Mampu Rekatkan Kepentingan Bangsa

Menurutnya, Golkar merupakan partai terbuka. Golkar tidak boleh ada faksi-faksi. Golkar juga harus kompak dan solid karena dimiliki oleh seluruh kader.

“Maka Ketua Umum Golkar dan seluruh jajaran harus memahami itu. Tidak ada tokoh yang bisa mengklaim bahwa Golkar ini punya saya. Atau misalnya partai lain, Gerindra identik dengan Pak Prabowo, Nasdem identik dengan Pak Surya Paloh, PDIP identik dengan Bu Mega, Demokrat identik dengan Pak SBY. Golkar nggak,” tekannya.

Dikatakan NH, Golkar selalu dinamis bahkan selalu menjadi bahan pembicaraan publik, tapi di balik dinamisasi itu jangan sampai mengarah pada perpecahan. Oleh karena itu pemimpin Golkar, mulai Ketua Umum sampai ke seluruh jajarannya harus mampu mengakomodir seluruh kepentingan kader.

Baca Juga: Wagub Sumut Musa Rajekshah Ajak Masyarakat Samosir Lestarikan Danau Aek Natonang dan Sidihoni

Tidak boleh membeda-bedakan, khususnya dalam pelayanan apapun. Apalagi, salah satu ikrar daripada Pancabakti Partai Golkar adalah “kami warga Golongan Karya adalah pembina persatuan dan kesatuan bangsa yang berwatak setiakawan.”

“Bagaimana kita mau mempersatukan Indonesia, bagaimana mau membina persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia kalau kader Golkar cakar-cakaran. Itu yang harus dipahami oleh seluruh kader Golkar. Itu kritikan saya,” pungkas politisi senior asal Sulawesi Selatan tersebut. {fajar}

fokus berita : #Nurdin Halid