22 Maret 2021

Makmur HAPK Minta Pemprov Kaltim Segera Bayarkan Insentif Tenaga Kesehatan Sejak November 2020

Berita Golkar - Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK meminta agar perhatian terhadap tenaga kesehatan (nakes) khususnya di Kalimantan Timur terutama terkait hak-hak mereka harus dipenuhi sebaik-baiknya. Seperti hak insentif sesuai ketentuan atau aturan yang berlaku serta besaran nilai yang layak.

Hal itu disampaikan Makmur baru-baru ini menanggapi kabar belum cairnya insentif nakes sejak Agustus hingga Desember 2020.

"Sampai saat ini insentif mereka (nakes) belum turun, sejak November hingga Desember tahun lalu. Mereka merupakan petugas di garda terdepan di masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Hak mereka terkait insentif tentu bukan hal yang berlebihan, apalagi mereka hadapi saat ini virus yang berbahaya. Banyak hal yang mereka korbankan selama menjalankan profesinya," ujar Makmur.

Baca Juga: Minta Rencana Sekolah Tatap Muka di DKI Dimatangkan, Basri Baco: Jangan Konyol Tanpa Persiapan

Politisi Golkar ini sangat menyayangkan hal itu. Menurut Makmur, ini sudah pergantian tahun. Semestinya kejadian ini tidak terjadi pada petugas kesehatan yang jelas-jelas melayani pasien Covid-19. Makmur berharap supaya dilakukan upaya serius menyelesaikan persoalan insentif nakes tersebut.

Selain itu, Makmur menyarankan agar pihak terkait segera memproses pencairan insentif. Jika kendala di persyaratan, maka secepatnya dipenuhi persyaratannya.

Makmur meyakini, insentif tersebut sangat diharapkan oleh nakes untuk memenuhi keperluan keluarga yang mereka tinggalkan selama bertugas. Makmur juga mengingatkan agar jangan sampai akibat insentif tertunda menyebabkan insentif pada bulan berikutnya turut tertunda. {kaltim.tribunnews}

fokus berita : #Makmur HAPK