27 Maret 2021

Nurul Arifin Sebut Perempuan Luar Biasa, Mampu Multitasking dan Hasilkan Aneka Inovasi

Berita Golkar - Choose to Challenge yang berarti memilih atau menantang dipilih menjadi tema besar dalam peringatan Hari Perempuan Internasional 2021 pada tanggal 8 Maret lalu.

Tema tersebut, selain bermakna seruan kepada semua pihak, khususnya para perempuan untuk menantang hadirnya kesetaraan gender, tetapi juga mengajak para kaum hawa agar mampu membuktikan bahwa perempuan mampu berperan serta untuk ikut berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan.

Hal inilah yang melatarbelakangi, anggota DPR RI dari Partai Golkar, Nurul Arifin untuk menggelar kompetisi foto dengan tema "Foto dengan Perempuan Keren".

Baca Juga: Dito Ganinduto Puji Komitman LPEI dan PIP Bantu Tingkatkan Ekspor Dari KEK Kendal ke Mancanegara

Dimana, kegiatan tersebut, bertujuan untuk memacu kreativitas para perempuan, meski ditengah pandemi Covid-19. Terlebih, definisi Keren dalam tema kegiatan, merupakan akronim dari Kreatif, Energik, Religius dan Nasionalis.

"Tujuan dari kompetisi ini, bahwa pada masa pandemi ini, semua orang, termasuk perempuan harus mampu kreatif, inovatif, dan terus bergerak maju untuk dapat menunjukan kemampuannya sebagai insan yang dapat memberikan perubahan, khususnya dengan memanfaatkan pesan komunikasi secara virtual atau digital," ujarnya, di Kawasan Jalan Patuha, Kota Bandung, Jumat (26/3/2021).

Dalam kesempatan tersebut, terpilih 10 peserta dari puluhan partisipan, yang berhasil menjadi yang terbaik dalam kompetisi foto ini. Dimana para peserta tersebut, berasal dari Bandung dan Cimahi, yang merupakan daerah pemilihan (dapil) Nurul Arifin.

Baca Juga: Ahmed Zaki Iskandar Minta Seluruh Kader Golkar DKI Jakarta Bantu Pemerintah Sukseskan Vaksinasi COVID-19

"Sebelum ke lomba foto ini, kami pun membuat berbagai kegiatan lain yang bertujuan mengasah kemampuan dan kreativitas masyarakat, termasuk beberapa program dukungan dan pembinaan bagi para pelaku UMKM, salah satunya Warung Geulis Harmonis, yang menjadi salah satu program unggulan kami untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Nurul menjelaskan, persepektif Perempuan Keren, adalah perempuan yang memiliki kecantikan dari dalam atau inner beauty. Dibanding dengan definisi cantik saat ini, yang cenderung lebih kearah komersial atau kapitalisme.

"Stereotip cantik yang ada sekarang merupakan imbas dari kapitalisme. Padahal kita banyak melihat perempuan yang penampilannya biasa saja, tapi menjadi menarik dan banyak yang ingin mengenalnya, karena adanya inner beauty, yang lahir dari, sikap, kepercayaan diri, dan
keahlian di bidang masing-masing," ujar Nurul

Baca Juga: Kecewa Pelayanan Publik Lambat, Ahmad Doli Kurnia Dorong Pemkab Bogor Percepat Pembuatan e-KTP

Diakuinya bahwa perempuan merupakan kelompok yang paling terdampak karena kondisi pandemi Covid-19. Sehingga mau tidak mau harus terus memutar otak guna menghasilkan sesuatu, agar bisa bertahan hidup dan membantu perekonomian keluarga. "Banyak hal yang bisa dihasilkan perempuan, mulai dari membuat produk yang dibutuhkan masyarakat, seperti kuliner maupun masker,

hingga berkiprah di dalam bidang profesi, termasuk juga di pemerintahan. Karena, hakikatnya, perempuan itu luar biasa, dan bisa multitasking, apalagi dalam kondisi tertekan atau krisis, maka berbagai inovasi maupun kreativitasnya justru akan semakin berkembang," katanya. {jabar.tribunnews}

fokus berita : #Nurul Arifin