01 April 2021

Santai Elektabilitas Golkar Disalip PKS, Sarmuji: Survei Itu Hanya Koco Benggolo

Berita Golkar - Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Muhammad Sarmuji santai-santai saja menanggapi hasil survei Charta Politika Indonesia yang menempatkan Partai Beringin di bawah PKS pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024.

“Ya surveinya kan dengan berbagai versi, jadi saya tidak bisa mengomentari satu survei ke survei yang lain,” katanya usai membuka Rakerda dan Rapimda DPD Partai Golkar Jatim di Hotal Singgasana, Surabaya, Rabu (31/3/2021).

“Karena masing-masing survei memiliki metodologi yang barangkali bisa diperdebatkan, tapi masing-masing survei hasilnya berbeda sekali,” sambungnya.

Baca Juga: Insiden Penembakan di Mabes Polri, Lodewijk Paulus Sebut Aparat Kecolongan

Bagi Golkar Jatim, lanjut Sarmuji, hasil survei dipakai sebagai cermin saja. “Sebagai koco benggolo (cermin tebal) untuk bisa menjadi bahan evaluasi terus menerus,” tandasnya.

Soal hasilnya tinggi atau rendah, hal itu tidak akan mengurangi semangat Golkar untuk berjuang menghadapi Pemilu 2024. “Kalau tinggi tidak melenakan, kalau rendah tidak melemahkan,” ucap Sarmuji.

Apakah Golkar Jatim akan melakukan survei sendiri menyongsong Pileg 2024? Menurut Sarmuji, partainya akan melakukan survei secara internal tapi belum untuk saat ini.

“Sebenarnya kalau untuk kepentingan Jatim belum butuh-butuh amat. Tapi itu, pokoknya kalau tinggi tidak melenakan, kalau redah tidak melemahkan,” ujarnya.

Baca Juga: Azis Syamsuddin: PON Papua Bukan Cuma Prestise Tapi Sejarah Yang Ditunggu

Sebelumnya, dalam survei Charta Politika Indonesia yang dirilis Senin (29/3/2021), PDIP berada di urutan teratas yang dipilih 20,7 persen responden pada Pileg 2024. Disusul Gerindra (14,2 persen), PKB (9,7 persen), PKS (8,2 persen), dan Golkar (7,8 persen).

Selanjutnya Partai Nasdem (5,4 persen), Demokrat (4,2 persen), PPP (2,2 persen), PSI (1,8 persen), PAN (1 persen), dan partai lainnya meraih di bawah 1 persen.

Survei digelar pada 20-24 Maret 2021 melalui metode wawancara telepon dengan jumlah responden 1.200. Teknik survei simple random sampling dengan margin of error lebih kurang 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. {barometerjatim}

fokus berita : #Sarmuji