01 April 2021

Wow! Meski Bukan Selebritis, Subscriber Kanal Youtube Dedi Mulyadi Tembus 1 Juta Orang

Berita Golkar - Dedi Mulyadi boleh berbangga hati. Meski bukan artis dan terhitung belum lama membuat akun YouTube, kini subscriber-nya telah menembus angka 1 juta. Dedi Mulyadi adalah anggota DPR RI yang aksi dan tindakannya berbeda dibanding anggota dewan lainnya.

Mantan Bupati Purwakarta itu kerap membagikan video di akun YouTube-nya tentang kesehariannya yang kerap membantu rakyat miskin. Jauh sebelum membuat akun YouTube, Dedi Mulyadi memang sudah dikenal dengan jiwa sosialnya yang tinggi terhadap sesama.

Kini buah dari kegiatan kesehariannya itu mendapat apresiasi publik yang ditunjukkan dengan jumlah subscriber-nya yang telah menembus angka 1 juta.

Baca Juga: Partisipasi Capai 60 Persen, Ahmad Doli Kurnia Nilai Pilkada Serentak se-Kaltim Berjalan Cukup Baik

 

Jumlah ini menyalip jumlah subscriber akun YouTube Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang kini diketahui mencapai 928.000 subscriber. Dedi Mulyadi dan Ganjar Pranowo sama-sama seorang Politikus. Dedi Mulyadi kader Partai Golkar, sedangkan Ganjar Pranowo kader PDIP.

Terkait pencapaiannya ini, Dedi Mulyadi mengaku bersyukut subscriber YouTube-nya bertambah signifikan. Padahal, kata Dedi, modal dasar untuk membuat akun YouTube itu hanya Rp 15.000. Menurut Dedi, ia bergabung dengan YouTube dengan nama kanal Kang Dedi Mulyadi pada 2017.

Namun, ia baru mengoptimasi lebih serius sekitar 10 bulan lalu. Hal itu baginya menjadi pencapaian yang luar biasa. Saat disinggung berapa pendapatannya dari YouTube, menurut Dedi, setiap bulan berbeda tergantung kualitas tayangan. Namun, ia enggan menyebutkan nominalnya.

Baca Juga: Panen Raya di Kendal, Bupati Dico Ganinduto Gandeng Bulog Serap Gabah Petani

"Ya, cukuplah untuk membangun rumah janda miskin mah, hehe," ujar Dedi melalui ponselnya, Kamis (1/4/2021).

Menurut Dedi, pendapatan dari YouTube dialokasikan sebagian untuk biaya produksi dan sisanya diberikan kepada warga yang berinteraksi dan jadi konten YouTube. "Ya, sebagian pendapatannya diputar balik ke sana lagi (ke warga)," ujarnya.

Dedi mengatakan, baginya membuat konten YouTube bukan persoalan uang, melainkan karya nyata. Ia ingin ada pekerjaan lain selain menjadi anggota DPR untuk membantu masyarakat.

"Saya bahagia. Jujur bukan persoalan uang. Tapi saya kan orangnya harus berkarya, berbuat, jadi ada pekerjaan selain menjadi anggota dewan," ujarnya.

Baca Juga: Hari Film Nasional, 3.200 Kader Golkar se-Indonesia Nobar Habibie Ainun 3 Di Bioskop

Sebagai anggota dewan lanjut Dedi, terkadang ia merasa jenauh dan stres. "Anggota dewan kerap rapat dari pagi sampai malam, terkadang ada rasa jenuh. Saat pertama jadi anggota DPR, saya stres karena biasa bergerak kemana-mana," ujarnya.

Sejak memiliki akun YouTube, kini Dedi Mulyadi merasa lebih hidup dan ada aktivitas. "Bahasa kasarnya saya bercanda ditonton orang. Dulu bercanda penontonnya sebatas penonton yang ada di depan panggung. Hari ini bercanda sama orang yang kawin 31 kali justru banyak ditonton orang," katanya. {jabar.tribunnews}

fokus berita : #Dedi Mulyadi