03 April 2021

Gubernur Ridwan Kamil Gandeng SOKSI Jabar Selenggarakan Vaksinasi Massal COVID-19

Berita Golkar - Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil menawarkan SOKSI Jabar untuk menyelenggarakan atau menjadi panitia vaksinasi massal Covid-19 yang diperuntukan bagi masyarakat.

Emil, panggilan karib dar Ridwan Kamil, mengatakan hal tersebut di atas saat memberi sambutan pada pelaksanaan Musda XI Depidar Soksi Jabar di Hotel Horison, Bandung, Sabtu (03/04/2021).

"Banyak program yang bisa dikerjasamakan. Hari ini saya butuh untuk vaksinasi massal. Jika bisa SOKSI Jabar menjadi panitia vaksinasi massal yang diperuntukan bagi masyarakat. Paling tidak untuk masyarakat SOKSI sendiri," katanya.

Baca Juga: Agar Sadar Pentingnya Lestarikan Alam, Sugiarto Gandeng Milenial Pasuruan Tanam Pohon

Emil menjelaskan, vaksinasi Covid-19 merupakan bagian dari bela negara yang harus dilakukan oleh masyarakat. Dulu, bela negara dilakukan dengan mengangkat senjata.

"Tapi sekarang kita bisa melakukan bela negara dengan melakukan vaksinasi Covid-19. Negara sedang membutuhkan semangat Anda, untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19," katanya.

Panitia Penyelenggara Vaksinasi

Pengurus SOKSI Jabar, katanya, bisa menjadi panitia penyelenggaraan vaksinasi, sedangkan vaksin dan petugas vaksinnya dari pemerintah provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: 34 Pengurus DPD Provinsi dan 10 Ormas Golkar Tunggu Kesiapan Airlangga Diusung Jadi Capres 2024

"Jika Soksi bisa menyelenggarakan vaksinasi ini, saya beri bintang lima," katanya, seraya mengacungkan dua jempol ke atas.

Emil juga menjelaskan, saat ini jumlah puskesmas yang ada di Jawa Barat tak akan cukup umtuk memberikan vaksin kepada seluruh masyarakat Jawa Barat. Jika dilakukan, bisa-bisa selesai dalam waktu lima tahun. "Kita harus segera menyelesaikan ini agar pandemi segera berakhir," katanya.

Emil menerangkan, yang terpenting dalam penyelenggaraan Musda ini adalah pengurus Soksi Jabar mampu melakukan hal baik bagi sesama manusia.

Baca Juga: Cegah Terorisme, Lodewijk Paulus Ingin Pam Swakarsa Dibangkitkan Lagi

"Buat apa kita berseragam kalau tidak bermanfaat bagi sesama. Jabatan itu sementara. Gubernur ada awal, ada akhir. Begitu juga dengan ketua organisasi, ada awal ada akhir. Tetapi yang akan diingat dari kita adalah jejak kebaikan yang diberi kepada sesama manusia," katanya.

Mengubah Cara Berpikir

Emil juga mengingatkan, pandemi selalu melahirkan sejarah dunia dan akan mengubah cara berpikir manusia. "Kenapa orang Amerika hebat? Karena ada pandemi di Eropa, lahirlah John F. Kennedy," katanya.

Covid-19 juga, kata gubernur, melahirkan sejarah baru. salah satunya kita harus produktif walaupun tidak bertemu. "Pendidikan sekarang dilakukan secara digital, bekerja digital, tandatangan Gubernur pun untuk urusan remeh temen dilakukan digital," katanya.

Baca Juga: Wow! Meski Bukan Selebritis, Subscriber Kanal Youtube Dedi Mulyadi Tembus 1 Juta Orang

Selain itu, kata Emil, Covid-19 juga mengajarkan bahwa ada ekonomi yang ternyata tangguh, yakni pertanian. Saat ini kebijakan pemerintah kembali ke desa untuk mengurusi pangan. Oleh karena itu, katanya. Emil menjadikan 1000 petani milenial untuk mengatasi pengangguran.

"Terakhir Covifdjuga mengajarkan kita untuk peduli kesehatan. Sebanyak 1.200 triliun uang negara dialihkan untuk menanggulangi Covid-19 dan roda perekonomian menjadi terhenti." katanya. {jabar.poskota}

fokus berita : #Ridwan Kamil