04 April 2021

Nurul Arifin Optimis 50 Persen RUU Dalam Prolegnas Tuntas Akhir 2021

Berita Golkar - DPR telah menyetujui 33 Rancangan Undang-Undang (RUU) masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2021. Sejumlah anggota DPR RI menargetkan penyelesaian Prolegnas 2021 itu bisa mencapai 50 persen. "50 persen bisa selesai di akhir tahun 2021," kata anggota DPR Komisi I, Nurul Arifin di Jakarta, Minggu, (4/4/2021).

Nurul menyatakan akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan dengan tujuh bulan tersisa hingga akhir tahun 2021. Menurut Nurul, sejumlah RUU yang masuk Proglegnas sudah dibahas di Badan Legislasi (Baleg) DPR saat ini. "Saat ini sudah ada delapan panitia kerja (Panja) yang sudah bekerja," ujar Politisi Partai Golkar itu.

Nurul berharap semuanya dapat bekerja maksimal sehingga target Prolegnas 2021 dapat tercapai. Nurul menyebut tidak ada RUU yang penyelesaiannya didahulukan. "Tidak ada prioritas, hanya yang sudah siap materi-nya, kita lakukan harmonisasi dan sinkronisasi di Baleg, lalu dikembalikan ke Komisi terkait ataupun diselesaikan di Baleg," tutur Nurul.

Baca Juga: Didorong Kader Golkar Jatim Maju Pilgub 2024, Sarmuji: Kita Masih Nyaman Dengan Khofifah

Sementara itu, anggota DPR Komisi III, Arsul Sani menyatakan sejumlah RUU dalam Prolegnas 2021 sudah siap naskah akademik dan drafnya. Dia berharap RUU yang lain juga dipercepat. Dia menyebut RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (P-KS) dan RUU minuman beralkohol hampir selesai. "Targetnya, kalau bisa di atas 50 persen," ucap Arsul.

Sebelumnya, Ketua Baleg DPR RI Supratman Andi Atgas menyampaikan laporan terkait pembahasan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2021. Sebanyak 33 RUU masuk dalam daftar Prolegnas Prioritas 2021 yang disampaikan-nya dalam Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2020-2021 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (23/3/2021). {inews}

fokus berita : #Nurul Arifin