06 April 2021

Bambang Hermanto Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Nelayan Korban Kecelakaan di Laut

Berita Golkar - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, H. Bambang Hermanto, SE. mengingatkan Pemerintah untuk memperhatikan nasib para nelayan yang menjadi korban kecelakaan di laut. Meskipun mereka tidak menjadi peserta asuransi nelayan.

Persoalan asuransi nelayan memang menjadi salah satu sorotan legislator dari Fraksi Golkar itu. Diapun mengaku telah menggali berbagai persoalan dari para pihak yang terkait program asuransi nelayan. Terkuak, masih banyak nelayan yang belum tercatat mendapat perlindungan asuransi.

“Walaupun begitu, negara harus hadir melindungi hak setiap warganya. Termasuk nelayan. Kita akan dorong supaya nelayan yang menjadi korban kecelakaan ini mendapatkan bantuan dari Pemerintah,” ujar Bambang saat kunjungan kerja ke Posko Basarnas di area Pelabuhan Perikanan Eretan di Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Senin kemarin, dikutip Selasa (6/4/2021).

Baca Juga: Etos Indonesia: 2 Kader Golkar Masuk 5 Besar Calon Walikota Bekasi Paling Populer

Baher sapaan akrab Bambang Hermanto mengaku prihatin dengan musibah yang dialami oleh Anak Buah Kapal (ABK) MV Barokah Jaya. Sampai 3 hari pasca kejadian tabrakan di laut, hingga saat ini belum mendapat bantuan maupun santunan dari Pemerintah. “Makanya kita dorong supaya Pemerintah memberikan bantuan. Karena sudah kewajiban negara menjamin hak setiap warganya,” tegas Baher.

Kedepannya pula, Baher akan mendorong supaya setiap nelayan dapat menjadi peserta program asuransi secara otomatis. Ditanggung oleh setiap pemilik kapal yang melakukan pengurusan surat atau dokumen. Asuransi kapal maupun ABKnya sudah ter-cover didalamnya.

“Sama seperti angkutan darat. Mobil motor. Setiap kali BBN, sudah termasuk sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan. Jadi setiap terjadi resiko kecelakaan, secara otomatis sudah ter-cover Jasa Raharja. Dan ini kalau memang belum ada, nanti akan kita dorong asuransi nelayan seperti itu. Sehingga, setiap nelayan yang beraktivitas di laut sudah dilindungi oleh asuransi,” terangnya.

Baca Juga: Bupati Juliyatmono Tegaskan Takkan Tolak Warga Karanganyar Yang Mudik

Dalam kesempatan itu pula, pendiri Baro Meter Center (BMC) ini memberikan apresiasi atas kinerja Badan SAR Nasional (Basarnas) dalam melakukan pencarian korban musibah tabrakan antara kapal nelayan MV Barokah Jaya MV Habco Pioneer.

Terus ditemukannya nelayan yang menjadi korban hilang patut dibanggakan. Adanya kejadian ini, membuktikan Basarnas bisa melakukan koordinasi dengan baik dengan instansi lainnya dalam melakukan upaya-upaya pencarian.

“Basarnas membuktikan bisa menjadi leading sektor dalam search dan rescue. Terlepas dari berbagai kekurang yang ada, Basarnas mampu berbuat maksimal dalam melakukan evakuasi jasad yang menjadi korban. Kinerja teman-teman Basarnas sangat memuaskan,” katanya.

Baca Juga: Bamsoet Minta Aparat Razia dan Tindak Tegas Pengedar Masker Ilegal

Dia berharap, kejadian ini tidak terulang kembali di masa depan. Insiden ini dapat menjadi momentum semua pihak untuk bisa melakukan perubahan dari mulai manajemen hingga operasional kapal nelayan yang memprioritaskan keselamatan.

Di sisi lain, Baher juga meminta masyarakat dapat memberikan waktu kepada instansi Pemerintah terkait untuk melakukan proses investigasi pangkal masalah penyebab terjadinya kecelakaan. {kabarpolitik}

fokus berita : #Bambang Hermanto