09 April 2021

Hetifah Sarankan Nadiem Jabat Mendikbud Ristek, Ini Alasannya

Berita Golkar - Wakil Ketua Komisi X DPR dari Fraksi Golkar, Hetifah Syaifudian mengusulkan Nadiem Makarim tetap menjabat sebagai menteri pendidikan dan kebudayaan (mendikbud) setelah digabung dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).

"Itu adalah hak prerogatif presiden. Beliau pasti akan tempatkan orang-orang terbaik pada posisi yang tepat. Karena porsi tanggung jawab yang ada saat ini di Kemendikbud jauh lebih luas, maka sewajarnya Mendikbud [Nadiem] yang akan me-lead," kata Hetifah kepada wartawan, Jumat (9/4).

Politikus Partai Golkar itu menyambut baik penggabungan Kemendikbud dan Kemenristek yang diusulkan Jokowi dan telah mendapatkan persetujuan DPR.

Baca Juga: Wow! Menko Airlangga Siapkan Subsidi Ongkir Rp.500 Miliar Dukung Belanja Online Nasional

"Kami Komisi X menyambut baik hal ini, Kemristek digabung kembali dengan Kemendikbud untuk meningkatkan sinergi dan peran perguruan tinggi sebagai pusat penelitian dan inovasi," ujar Hetifah.

Sebelumnya, Rapat Paripurna DPR menyetujui penggabungan Kemenristek ke Kemendikbud serta pembentukan Kementerian Investasi.

Persetujuan terhadap rencana pemerintah menggabungkan Kemenristek ke Kemendikbud dan membentuk Kementerian Investasi diberikan setelah menerima Surat Presiden Nomor R-14/Pres/03/2021 perihal Pertimbangan Pengubahan Kementerian dan membahasnya dalam Rapat Konsultasi pengganti Rapat Bamus DPR pada Kamis (8/4).

Sejauh ini, Jokowi belum memutuskan siapa yang memimpin Kemendikbud Ristek. Saat ini, Nadiem masih menjabat menteri pendidikan dan kebudayaan. Sementara Kemenristek dipimpin Bambang Brodjonegoro. {cnnindonesia}

fokus berita : #Hetifah Sjaifudian #Hetifah #Nadiem Makarim