13 April 2021

Elektabilitas Capres 2024 Tertinggi, Maman Abdurrahman: Airlangga Pilih Fokus Tangani COVID-19

Berita Golkar - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto jadi tokoh partai politik (parpol) yang elektabilitasnya paling tinggi untuk menjadi calon presiden (capres) 2024. Hal itu merupakan hasil survei lembaga Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI).

"Elektabilitas tokoh parpol, di sini Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto tertinggi dengan 17,6 persen," ujar Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo dalam peluncuran hasil survei calon pemimpin 2024: Banjir Tokoh Menuju 2024, secara virtual, Senin (12/4/2021).

Airlangga mengungguli Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang berada di urutan kedua dengan elektabilitas 15,6 persen, dan politisi Gerindra lainnya, Sandiaga Uno di posisi ketiga dengan 13,7 persen.

Baca Juga: Ungkap Penusukan Wiranto, Bobby Rizaldi Tak Permasalahkan Prabowo Bentuk Denwalsus Kemenhan

Di posisi berikutnya ada politisi PDIP Puan Maharani dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar yang berbagi angka sama, yakni 9,6 persen. Kemudian, di bawahnya, ada Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 9,0 persen.

Disusul Presiden PKS Ahmad Syaikhu dengan 8,3 persen dan politikus senior Golkar Jusuf Kalla (JK) dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang sama-sama mendapat 5,9 persen. Sementara di posisi kesepuluh, bertengger politisi NasDem Ahmad Sahroni dengan 4,8 persen. Survei dilakukan kepada 1.260 responden yang tersebar di 34 provinsi Indonesia pada 29 Maret hingga 4 April 2021.

Dalam pernyataan tertulis yang diterima Tribunpekanbaru.com, Selasa (13/4/2021), menanggapi hasil ini, Ketua Bappilu Partai Golkar Maman Abdurahman yang juga hadir dalam konferensi pers virtual menyatakan, dia merespon positif hasil survei yang menempatkan Airlangga di posisi teratas. "Ya seneng lah ya," ujar Maman.

Baca Juga: Golkar Jabar Tunjuk Aria Girinaya Jadi Plt Ketua Golkar Kota Bekasi

Yang menarik, dalam hasil survei ini, Airlangga tidak masuk dalam 10 besar tokoh dengan elektabilitas tertinggi dalam kategori terbuka. Di kategori ini, Prabowo Subianto juaranya. Namun, diukur elektabilitas dari tokoh parpol, Airlangga justru jadi yang pertama. "Berarti mindset masyarakat masih terbelah, masih liar, masih sangat dinamis," tuturnya.

Maman menuturkan, ada tiga hal yang jadi pertimbangan dalam melihat kandidat. Pertama, pertimbangan preferensi publik yang diukur dari popularitas dan elektabilitas kandidat seseorang. Kedua adalah partai politik. Dan ketiga, preferensi objektif berdasarkan kualifikasi seseorang.

"Ketum kami mungkin bisa masuk dalam kategori yang ketiga. Dalam pandangan kita, seorang Airlangga Hartarto ini dari segi latar belakang, track record, pengalaman, beliau sudah punya dari semua lini," ungkap Maman.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Dukung Rencana Pemerintah Subsidi Gratis Ongkir Harbolnas Jelang Lebaran

Airlangga seorang ekonom, teknokrat, pernah duduk di DPR RI tiga periode, memegang jabatan ketua fraksi, dan dua kali jadi menteri di dua periode pemerintahan Jokowi. "Namun secara popularitas, kok tidak masuk dalam survei tadi? Kita menilai karena preferensi publik itu berbeda dengan elit politik," imbuhnya.

Internal partai beringin sendiri sudah mendorong Airlangga untuk maju sebagai capres 2024. Tapi Airlangga belum mengiyakan karena ingin fokus terhadap penanganan Covid-19.

"Karena beliau Jawa kan ya. Ketum Golkar pertama era reformasi yang Jawa kan Pak Airlangga ini. Jadi ada ewuh pakewuhnya, toto kromonya sangat tinggi sekali. Jadi sampai hari ini beliau belum mau merespon aspirasi dari bawah ini," beber Maman.

Baca Juga: Airlangga: Ramadhan Momentum Introspeksi Diri dan Tingkatkan Keimanan Kepada Allah

"Beliau begini jawabannya; 'aduh, kita fokus dulu ngurus covid deh, nanti soal presiden kita lihat dulu perkembangannya'. Kami menghargai dan mengapresiasi niat beliau yang serius bekerja," imbuh dia.

Karena itu, kata Maman, mesin partai beringin belum berjalan sama sekali. Founder KedaiKOPI Hendri Satrio menilai, Airlangga punya kesempatan yang cukup besar. Sebagai Menko Perekonomian, Airlangga bisa memanfaatkan momentum.

"Kalau 2023 perekonomian membaik, bukan tidak mungkin sosok Airlangga Hartarto ini memiliki momentum yang baik. Ini momentum yang baik bagi tokoh-tokoh ekonomi," tutur Hensat, sapaan akrabnya. {pekanbaru.tribunnews}

fokus berita : #Maman Abdurrahman #Airlangga Hartarto