15 April 2021

Daripada Terus Impor BBM, Bamsoet Dorong Pemerintah Beralih ke Kendaraan Listrik

Berita Golkar - Daripada terus membuang uang negara untuk membiayai impor bahan bakar minyak (BBM), Ketua MPR Bambang Soesatyo menyatakan pihaknya mendorong Pemerintah segera mengalihkan masyarakat ke kendaraan listrik.

Menurut Ketua MPR, penggunaan kendaraan listrik berperan penting untuk menekan ketergantungan impor BBM dan mengurangi beban subsidi BBM. Sebagai contoh, pengeluaran negara untuk subsidi BBM dalam rentang waktu 2014-2019, jumlahnya mencapai Rp 700 triliun.

"Di APBN 2021 subsidi untuk BBM jenis tertentu mencapai Rp 16,6 triliun," kata Bamsoet, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga: KPK Tak Dilibatkan Dalam Satgas BLBI Bentukan Jokowi, Ini Tanggapan Azis Syamsuddin

Menurut Politikus Golkar itu. jika industri kendaraan listrik yang dikembangkan, maka subsidi BBM yang besar itu bisa dialihkan ke berbagai sektor lain. "Khususnya untuk sektor kesehatan, pendidikan infrastruktur, hingga pengembangan riset dan teknologi," terang Bamsoet.

Lebih lanjut, Bamsoet mengatakan kebijakan mendorong kendaraan listrik sudah dilakukan Presiden Joko Widodo. Dan ini selaras dengan tren industri otomotif global yang semakin mengedepankan aspek kelestarian lingkungan.

"Di Indonesia, pengembangan kendaraan listrik akan sangat berguna untuk mengurangi tingkat pencemaran udara, di mana sekitar 60% polusi udara dihasilkan dari emisi gas buang kendaraan bermotor," urai Bamsoet.

Baca Juga: Tokoh Parpol Paling Layak Jadi Capres 2024, Christina Aryani: Publik Puas Kinerja Airlangga Sebagai Menko Perekonomian

Baginya, berbagai stimulus kebijakan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan industri kendaraan listrik, sangat membutuhkan dukungan berbagai pihak. Menurutnya, Pemerintah tidak dapat bekerja sendirian, dan memerlukan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.

"Khususnya, masyarakat sebagai konsumen kendaraan agar mulai bermigrasi dari kendaraan konvensional berbasis bahan bakar minyak, ke kendaraan masa depan berbasis motor listrik," pungkas Bamsoet. {beritasatu}

fokus berita : #Bambang Soesatyo