20 April 2021

Airlangga Hartarto Pastikan Penanganan Pandemi di Indonesia Sudah On The Track

Berita Golkar - Penanganan ekonomi dan sosial masyarakat yang telah dilakukan pemerintah sampai kini telah sesuai jalur atau on the track. Demikian dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Visitasi Kerangka Manajemen Publik Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan XLIX Tahun 2021 di Jakarta, Senin (19/4/2021).

“Pertumbuhan tersebut didorong dengan adanya program pemerintah terkait pemulihan ekonomi nasional,” kata Airlangga Hartarto.

Menko Airlangga menjelaskan hal itu terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang semula kontraksi 5,32 persen pada kuartal II-2020 menjadi minus 2,07 persen dan diproyeksikan akan tumbuh sekitar 4,5 persen sampai dengan 5,3 persen pada 2021.

Baca Juga: Gandeng BPOM, Saniatul Lativa Edukasi Masyarakat Cara Pilih Obat Tradisional Yang Aman

Menko Airlangga menambahkan bahwa pertumbuhan yang membaik dilatarbelakangi oleh Program pemulihan ekonomi nasional (PEN), kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, dan percepatan vaksinasi serta penerapan UU Cipta Kerja.

Ia menjelaskan perbaikan juga terlihat dari berbagai indikator ekonomi yang terus menunjukkan sinyal positif dan perlahan menunjukkan tren pemulihan ekonomi dan membentuk kurva V.

Ketua Umum Partai Golkar ini menyebutkan sektor yang mulai pulih dan berkontribusi besar terhadap PDB meliputi industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan sedangkan sektor yang masih mampu bertahan dan tumbuh positif adalah infokom, kesehatan, pertanian, dan pendidikan.

Baca Juga: Video Asusila Beredar, Anggota DPRD Sumut Zainuddin Purba tuding Caleg Gagal PDIP Biang Keroknya

“Secara spasial, perekonomian Indonesia juga terus membaik. Wilayah Sulawesi, serta Maluku dan Papua merupakan daerah yang telah mengalami pertumbuhan ekonomi positif didorong oleh peningkatan harga komoditas,” kata Menko Airlangga.

Menko Airlangga menambahkan saat ini pemerintah sedang mendorong akselerasi digitalisasi transaksi daerah melalui satuan tugas yang beranggotakan delapan kementerian dan lembaga.

Tujuannya adalah mendorong implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dengan pengembangan transaksi pembayaran digital masyarakat untuk meningkatkan integrasi ekonomi dan keuangan di tingkat daerah.

Baca Juga: Indonesia 10 Besar Negara Pernikahan Anak Tertinggi, Azis Syamsuddin: KPPPA dan KPAI Harus Jeli

“Data-data yang disampaikan tadi dapat menjadi acuan kita dalam memetakan permasalahan serta merumuskan kebijakan yang tepat untuk mendukung program pemulihan ekonomi,” kata Menko Airlangga.

Ia pun menegaskan seluruh upaya pemerintah termasuk dalam mengimplementasikan Program ETPD harus ada kolaborasi dari berbagai pihak lintas instansi agar efektivitasnya dirasakan oleh masyarakat. “Ini sangat dibutuhkan untuk keberhasilan program ini,” tegas Menko Airlangga. {jateng.tribunnews}

fokus berita : #Airlangga Hartarto