26 April 2021

Ramai Dugaan Mafia Alutsista TNI, Christina Aryani: Akan Kami Ungkap di Raker Kebenarannya

Berita Golkar - Sebanyak 53 prajurit Hiu Kencana dinyatakan gugur dalam tragedi tenggelamnya KRI Nanggala 402. Kapal selam itu tenggelam ketika menggelar latihan di perairan Bali pada Rabu (21/4/2021) lalu.

Rupanya setelah peristiwa tersebut, dugaan adanya mafia dalam pengadaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) TNI tengah ramai. Bahkan, keberadaan mafia itu dinilai menambah persoalan sistem pertahanan di Indonesia.

Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Golkar, Christina Aryani mengaku belum belum pernah mendengar perihal sosok mafia tersebut. Namun, besar kemungkinan hal itu akan menjadi pokok pembahasan dalam rapat dengar pendapat (RDP) ke depan.

Baca Juga: Terpilih Aklamasi, Usman Marham Ingin Golkar Kalahkan Dominasi Demokrat di Pinrang

"Saya belum mendengar. Nanti akan kami tanyakan di raker kebenarannya," ungkap Christina kepada wartawan, Senin (26/4/2021).

Christina menambahkan, selain terkait mafia alutsista. Akan ada banyak hal yang dibahas seputar alutsista, apalagi seiring peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala-402.

Diketahui sebelumnya, Connie sempat menyebut inisial M sebagai salah seorang mafia yang dimaksud. "Mister M, (sebut) Mister M saja," kata Connie dalam diskusi daring yang tayang pada Minggu (25/4/2021) kemarin.

Baca Juga: Mujib Rohmat Gandeng Emak-Emak Pengajian Al-Hidayah Jateng Sosialisasikan Pancasila

Nama mister M yang disebut sebagai mafia alutista TNI itu mencuat bersamaan dengan tragedi tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan utara Bali. Dalam insiden itu 53 kru kapal selam dikabarkan gugur.

Connie mengaku sudah tidak terlalu kaget apabila kerja sama itu menemui jalan buntu. Pasalnya sejak awal ia mengaku sudah menentang proyek itu. "Mundur dari tahun 2009, ada dokumen gak bisa bohong. Saya menentang ini, gak masuk akal saya," ujar Connie. {akurat}

fokus berita : #Christina Aryani