27 April 2021

Prihatin Begal Payudara dan Kekerasan Seksual di Karawang, Sri Rahayu Agustina Minta Hal Ini

Berita Golkar - Kasus kekerasan seksual pada anak dan begal payudara di Karawang, Sri Rahayu Agustina minta peran Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) lebih dimaksimalkan.

Anggota DPRD Jawa Barat, Fraksi P-Golkar ini turut prihatin dengan maraknya begal payudara dan juga kekerasan seksual pada anak di Karawang.

“Pengawasan dari orang tua sangat penting, agar anak-anak kita tidak jadi korban, kemudian menyoal maraknya begal payudara, kalau bisa perempuan yang akan keluar malam untuk keperluan, tidak sendiri tetapi di dampingi oleh saudaranya”, kata Sri Rahayu Agustina melalui sambungan telepon, Selasa (27/4/2021).

Baca Juga: Konsolidasi Organisasi, AMPG Riau Bersama AMPG Kampar Gelar Buka Puasa Bersama

Sri Rahayu Agustina menjelaskan peran P2TP2A bukan hanya sebatas menerima pengaduan, atau mengantarkan korban membuat laporan ke kepolisian, atau membawa ke psikolog, tetapi juga harus memberi bantuan hukum. “Seharusnya P2TP2A itu juga memberikan bantuan hukum pada korban,” tegasnya.

Sri Rahayu Agustina mengajak korban dan elemen masyarakat untuk melawan segala bentuk kekerasan seksual, demi terciptanya Karawang yang ramah perempuan dan anak. “Kalau terjadi kasus begal payudara, coba catat nomor polisi motornya, biar nanti bisa dilacak dan ditangkap,” sarannya.

Sri Rahayu Agustina juga mengapreasiasi Polres Karawang yang sudah menangkap pelaku kekerasan seksual terhadap anak di Kecamatan Jatisari, yangmana pelaku merupakan bapak tiri dari korban. {mediaseruni}

fokus berita : #Sri Rahayu Agustina