05 Mei 2021

Ace Hasan Minta Pemerintah Pastikan Tak Ada Data Ganda Penerima Bansos

Berita Golkar = Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Ace Hasan Syadzily meminta Pemerintah memastikan tidak ada kerugian negara akibat 21 juta data ganda penerima bantuan sosial (Bansos). 21 juta data itu sebelumnya dinonaktifkan Kementerian Sosial.

“Harus dipastikan bahwa tidak boleh ada data ganda yang berpotensi adanya penerima Bansos yang berpotensi adanya kerugian negara,” kata Ace, dikutip Rabu (5/5/2021).

Ace mengatakan, sejak awal Komisi VIII konsisten agar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola Pusdatin Kementerian Sosial dibenahi pemuktahiran data, verifikasi dan validasi data dan mekanisme penggunaan untuk bantuan sosial.

“Kami ingin program-program bantuan sosial ini tepat sasaran kepada masyarakat yang menerimanya,” kata politikus Golkar ini.

Baca Juga: TM Nurlif Targetkan Pimpinan Gampong Golkar se-Aceh Terbentuk Sebelum Oktober 2021

Ia mengingatkan supaya 21 juta data ganda ini harus segera dihentikan penerimaan Bansos. Ace meminta Kemensos menjelaskan secara terbuka agar tidak timbul masalah.

“Dengan demikian segala bantuan sosial yang menggunakan ke 21 juta penerima Bansos ini harus dihentikan juga. Langkah tersebut juga harus dijelaskan kepada masyarakat secara transparan dan terbuka agar tidak menimbulkan permasalahan,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan pembenahan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Mensos Tri Rismaharini menyebut, pihaknya telah menonaktifkan 21 juta lebih data ganda penerima Bansos. {kabarpolitik}

fokus berita : #Ace Hasan Syadzily