05 Mei 2021

Edwin Senjaya Resmikan Masjid Al-Muhajirin di Lingkungan Sekretariat Golkar Kota Bandung

Berita Golkar - DPD Partai Golkar Kota Bandung meresmikan Masjid Al-Muhajirin yang berada di lingkungan kompleks sekretariat partai berlogo pohon beringin tersebut. Selain difungsikan sebagai sarana beribadah bagi masyarakat umum, terutama para kader, masjid bercat senada dengan warna Partai Golkar itu menjadi pusat kajian Islam.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung, Edwin Senjaya, mengatakan, sesuai dengan namanya yang bermakna orang-orang yang berhijrah, ia menginginkan agar para kader Golkar terutama beragama Islam, dapat berhijrah dengan menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

"Sesuai dengan warna dari Partai Golkar, selain banyak orang yang tahu, bahwa kami merupakan partai nasionalis. Namun sejatinya kami pun merupakan partai agamis yang berlandaskan pada nilai ketuhanan Yang Maha Esa," ujarnya saat di temui di Sekretariat DPD Partai Golkar Kota Bandung, Rabu (5/5/2021)

Baca Juga: Golkar Aceh Bagikan 400 Takjil Untuk Yatim Piatu, TM Nurlif: Tanggung Jawab Sosial ke Masyarakat

Sehingga, dengan hadirnya Masjid Al-Muhajirin ini, lanjutnya, diharapkan para kader Partai Golkar dapat lebih mengarahkan diri untuk menjadi hamba-hamba Allah yang patuh dan taat menjalankan segala perintah-Nya khususnya dalam mendirikan salat.

"Ke depan, kami berharap, meskipun Partai Golkar bukan partai Islam, namun tetap kami ingin menjadi partai yang Islami dalam setiap gerak langkahnya. Dan hari ini terbukti dengan guyubnya ukhuwah yang ditunjukkan oleh para kader partai dan panitia dalam mendukung pembangunan Masjid Al-Muhajirin ini, yang tentunya kami sangat bersyukur. Mudah-mudahan hal ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, ketua pelaksana kegiatan sekaligus pengurus DPD Partai Golkar Kota Bandung, Ruslan Abdulgani, menambahkan, selain menggelar kegiatan peresmian Masjid Al-Muhajirin, dalam kesempatan tersebut pihaknya turut memberikan santunan kepada 57 anak yatim piatu.

Baca Juga: Molor Lagi, Bobby Rizaldi Tak Yakin Bisa Kebut UU Perlindungan Data Sebelum Lebaran

Selain menunjukkan bahwa Partai Golkar Kota Bandung, memiliki nuansa dan warna baru, yaitu sebagai partai nasionalis-agamis, juga para pengurus dan kader DPD Partai Golkar Kota Bandung ingin meningkatkan rasa empati dan syukurnya atas berkah dan rida dari Allah. Sehingga Partai Golkar dapat berdiri dan bertahan selama ini.

"Sebagai wujud atau implementasi bahwa Partai Golkar merupakan partai nasionalis-agamis, kami pun telah memiliki sayap-sayap organisasi. Di antaranya Satkar Ulama dan MDI (Majelis Dakwah Indonesia). Maka sudah sepatutnya, kami meraih umat untuk kembali ke khitah, dan Golkar harus memperjuangkan itu demi bangsa, negara, dan agama," katanya. {jabar.tribunnews}

fokus berita : #Edwin Senjaya