08 Mei 2021

Sempat Tolak Ajakan Taufan Pawe, Kini Indah Putri Indriani Buru Kursi Ketua Golkar Luwu Utara

Berita Golkar - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani sedang memburu kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Luwu Utara. Indah bersaing dengan seniornya mantan Bupati Luwu Utara Arifin Junaidi menjadi orang nomor satu partai berlambang pohon beringin di Bumi Lamaranginang.

Sebelum mengincar kursi Ketua Partai Golkar Luwu Utara, Indah pernah menolak ajakan Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan Taufan Pawe. Indah menolak ajakan Taufan Pawe menjadi Ketua Partai Golkar Luwu Utara menggantikan suaminya sendiri Muhammad Fauzi.

Hal ini disampaikan sendiri oleh Taufan Pawe baru-baru ini. Beberapa waktu lalu, Taufan Pawe mengaku pernah menghubungi Indah dan mengajaknya. "Saya pernah coba menghubungi ibu Indah untuk memimpin Golkar Luwu Utara," katanya.

Baca Juga: Survei Indometer, Elektabilitas Golkar Di Peringkat 3 Dengan 8,0 Persen

Ia mengaku menghubungi Indah karena merupakan bagian dari keluarga besar Partai Golkar. Pertama, suami Indah adalah anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar. Kemudian Indah diusung Partai Golkar pada Pilkada Luwu Utara 2020 lalu.

"Jadi saya melihat ibu Indah figur yang tepat, bukan tanpa alasan, suaminya kader Golkar dan ibu Indah diusung Partai Golkar," terang Taufan Pawe.

Akan tetapi, ajakan Taufan Pawe rupanya ditolak Indah. Indah, kata Taufan Pawe, menyarankan Partai Golkar meminta kader lain yang dinilai lebih layak.

"Berhubung kondisi, ibu Indah bilang barangkali ada kader yang lain, akhirnya kami diskusi internal kami temukan kader senior namanya Arifin Junaidi," ujarnya.

Baca Juga: Diminta Taufan Pawe Pimpin Golkar Luwu Utara, Bupati Indah Putri Indriani Menolak

Dalam perjalanan tahapan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Luwu Utara, situasi dan kondisi berubah. Taufan Pawe mengatakan, Indah yang sempat menolak tawaran rupanya ikut bertarung calon ketua.

"Ibu Indah akhirnya ikut bertarung. Jadi dua kader ini saya beri kesempatan. Kita kembalikan kepada pemilik suara mana yang terbaik, apa Arifin Junaidi atau ibu Indah," katanya.

"Kalau kita pikir di sini memperlihatkan kondisi Partai Golkar menarik. Saya tidak tahu apa pertimbangan ibu Indah untuk ikut calonkan diri," ujarnya.

Seperti diketahui, Indah mengambil dan mengembalikan formulir pada hari terakhir pendaftaran, Sabtu (8/5/2021). Indah mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran diwakili oleh kader Partai Golkar sekaligus anggota DPRD Luwu Utara Husain. Husain didampingi kader Partai Golkar lainnya, Amrillah Todewi.

Baca Juga: PDIP Undang Buka Puasa Para Sekjen Partai Koalisi Jokowi, Kenapa Golkar Tak Hadir?

Dokumen pendaftaran yang mereka bawa diterima Ketua Panitia Pengarah Musda IV Partai Golkar Luwu Utara, Basir. Basir didampingi oleh sekretarisnya Adam Adrian.

Baik Husain maupun Amrillah tidak memberikan komentar apapun sampai mereka meninggalkan lokasi pendaftaran di Kantor Partai Golkar Luwu Utara, Jalan Soekarno, Kelurahan Kappuna, Kecamatan Masamba. "Kami tidak usah memberikan komentar," kata Huasin.

Sementara itu, Adam Adrian membenarkan pendaftaran Indah. "Ibu Indah (pendaftar selanjutnya)," singkat Adam Adrian selaku Sekretaris Panitia Pengarah Musda IV Partai Golkar Luwu Utara.

Baca Juga: Muhammad Fauzi: Masyarakat Legowo Tak Mudik Lebaran, Tapi Masuknya WN China Bikin Tak Adil

Sebelum Indah, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Partai Golkar Luwu Utara Arifin Junaidi lebih dulu mendaftar. Mantan Bupati Luwu Utara itu mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran pada Kamis (6/5/2021). "Pak Arifin Junaidi juga sudah mengembalikan formulir," sambung Adam Adrian.

Menurutnya, Ketua Partai Golkar Luwu Utara ditetapkan pada Musda yang akan dihelat usai lebaran. Indah sendiri belum memberikan keterangan terkait keputusannya ini. Bupati Luwu Utara dua periode memilih diam dan membiarkan Musda Partai Golkar Luwu Utara bergulir. {makassar.tribunnews}

fokus berita : #Indah Putri Indriani #Taufan Pawe