09 Mei 2021

Pengamat Politik: Golkar Partai Besar, Airlangga Berpeluang Besar Maju Jadi Capres 2024

Berita Golkar - Pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubaidillah Badrun menilai masih banyak tokoh yang berpeluang maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Dia menyebut wajar jika hasil beberapa lembaga survei menempatkan Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo berada pada papan atas. Karena ketiganya masih menjadi sumber berita dan mampu memanfaatkan jabatan yang melekat pada mereka.

"Jadi itu biasa saja. Belum mencerminkan sepenuhnya suara Pilpres 2024," kata Ubed saat dihubungi wartawan, Minggu (9/5/2021).

Baca Juga: Sempat Tolak Ajakan Taufan Pawe, Kini Indah Putri Indriani Buru Kursi Ketua Golkar Luwu Utara

Menurutnya, terlalu dini menyimpulkan bahwa ketiga sosok itu adalah pilihan rakyat. Apalagi, masih ada 25 sampai 30 persen masyarakat yang masuk kategori undecided atau yang belum menentukan pilihan atau belum menjawab saat di survei.

"Masih tiga tahun lebih menuju 2024. Masih banyak kemungkinan, termasuk dengan munculnya tokoh baru," ujarnya.

Ubed menyebut satu di antara tokoh yang memiliki peluang di Pilpres 2024 adalah Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Baca Juga: Bela Jokowi Soal Ajakan Beli Bipang Ambawang, Ali Mochtar Ngabalin: Kenapa Ngga Boleh?

"Partai Golkar adalah partai besar. Pada konteks itu, Airlangga Hartarto memiliki peluang untuk menjadi Capres pada Pilpres 2024 mendatang. Apalagi, berdasar hasil survei, publik menilai puas dengan kinerja penanganan covid-19 oleh pemerintah, dimana Airlangga sebagai ketua komite penanganan covid dan pemulihan ekonomi nasional," katanya.

Dikatakan Ubed, survei memang seringkali tidak teratur. Sebab, dinamika sosial politik dan ekonomi, terus terjadi. Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap penilaian publik. Karena itu, hasilnya juga seringkali berubah-ubah dari bulan ke bulan.

"Karenanya, hasil survei bulan ini belum tentu sama dengan hasil survei pada 6 bulan ke depan dan seterusnya," ucapnya.

Baca Juga: Segelintir Pihak Desak Azis Syamsuddin Mundur Dari DPR, Ini Tanggapan Bakumham Golkar

Terkait popularitas dan elektabilitas Airlangga yang masih rendah, Ubaidillah menyarankan, sebaiknya Airlangga segera mengkonsolidasikan kader-kader Golkar, supaya lekas bekerja mempublikasikan ketua umumnya.

Setidaknya, upaya itu akan mendongkrak popularitas Airlangga. Kendatipun terkait elektabilitas, publik akan punya penilaian tersendiri. Selain menyolidkan kader struktural, lanjut Ubedillah, Airlangga juga harus bisa merangkul semua kelompok di internal Golkar.

"Jika Airlangga Hartarto mau menjadi Capres 2024, maka problem faksi-faksi di internal Golkar harus dikelola dengan baik," katanya. {tribunnews}

fokus berita : #Ubaidillah Badrun #Airlangga Hartarto