13 Mei 2021

Legislator Golkar DPRD Kota Serang, Muji Rohman: Pandemi Tak Kurangi Makna Hari Raya Idul Fitri

Berita Golkar - Ketua Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Serang, Muji Rohman mengatakan sekalipun, masih pandemi Covid- 19 namun tidak mengurangi makna hari raya Idul Fitri atau hari kemenangan.

“Hari raya Idul Fitri 1442 H masih kita rasakan di tengah situasi pandemi Covid-19 sama seperti tahun sebelumnya, tetapi dengan kondisi ini tidak mengurangi makna hari raya Idul Fitri itu sendiri,” ucap Muji begitu dirinya disapa, Kamis (13/5/2021).

Menurutnya, Sesungguhnya hari raya Idul Fitri merupakan memperoleh kemenangan batin bagi setiap individu setelah berpuasa satu bulan penuh. Selanjutnya, kata dia, setiap individu dituntut untuk memberikan maaf seluas-luasnya, meskipun tidak berinteraksi secara langsung lantaran ditengah pandemi Covid-19.

Baca Juga: Kritisi Rencana Kemeneku Naikkan PPN, Misbakhun: Sri Mulyani Mau Tiru Cara Kompeni

“Dengan demikian memaknai Idul Fitri tahun ini harus tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah di anjurkan oleh pemerintah,” tambahnya.

Ketua Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Serang, Muji Rohman | Foto: Istimewa Muji berharap, agar dengan hari kemenangan tahun ini meskipun tidak dapat berinteraksi langsung, tapi pada dasarnya harus memaafkan dan memberikan maaf seluas-luasnya kepada siapapun.

“Makna Idul Fitri ini dengan adanya pandemi Covid-19 ya kita harus mengikuti apa yang sudah dianjurkan oleh pemerintah, dan yang paling penting kita sudah mendapatkan kemenangan setelah satu bulan penuh berpuasa menahan hawa nafsu dan lainnya,” katanya.

Baca Juga: Sambut Lebaran, Golkar Pinrang Sibuk Bantu Warga Punnia Perbaiki Jalan Yang Rusak Parah

“Pada dasarnya tidak menghilangkan makna untuk menyambut atau melaksanakan Idul Fitri tahun ini,” sambungnya.

Tidak hanya itu, dirinya berharap pandemi Covid-19 dapat segera berakhir, meskipun pandemi ini melihat bagaimana daya imun tubuh. Ia mengatakan, jika untuk menghilangkan virus tersebut sedikit kesulitan, namun jika dapat meningkatkan daya imun dapat menghambat penyakit tersebut.

“Ya masyarakat memenuhi aturan yang sudah di tentukan oleh pemerintah, seperti protokol kesehatan tersebut. Sehingga kita dapat bersama-sama menjaga kesehatan,” tandasnya {kedaipena}

fokus berita : #Muji Rohman