15 Mei 2021

Ngabalin Tuding Busyro Muqoddas Sungsang Otaknya, Nusron Wahid Ajak Keduanya Saling Memaafkan

Berita Golkar - Mantan Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid turut bereaksi atas pernyataan Tenaga Ahli Utama Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin yang mengatakan Busyro Muqoddas berotak sungsang terkait Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai KPK.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar itu mengajak Ali Ngabalin dan Busyro Muqoddas untuk segera saling memaafkan. Nusron mengatakan, mumpung saat ini masih dalam suasana bulan syawal.

"Pak Ali Ngabalin dan Pak Busyro, mumpung masih suasana Syawwal, yuk kita salam-salaman dan cool dulu. Biar teman-teman yang nggak bisa mudik anteng ber-"silaturrahmi" meski hanya via daring," cuit Nusron Wahid, dalam akun Twitter pribadinya, @NusronWahid1, yang dikutip Beritasatu.com, Sabtu (15/5/2021).

Dijelaskan Nusron, sebagai sesama muslim perbedaan pendapat adalah hal yang biasa. Meski demikian, di bulan syawal, kata Nusron, seluruh umat Islam harus mempunyai sikap dan pandangan sama yakni meminta maaf dan ampunan.

Nusron kemudian menyarankan kepada Ali Ngabalin untuk menghormati orang yang lebih tua usianya. Tak hanya itu, meski secara tidak langsung menyebutkan pada Busyro Muqoddas, orang yang lebih tua sudah sepatutnya mengasihi yang lebih muda.

"Yang muda menghormati yang lebih tua, yang tua mengkasihi yang muda. Yang sama-sama saling menghargai satu sama lain. Insya'allah kita semua dapat barokah Ramadhan dan Syawal," kata Nusron.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengutarakan kalimat menyinggung dengan menyebut Busyro Muqoddas berotak sungsang.

Busyro Muqoddas yang saat ini menjabat sebagai Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM sebelumnya pernah menjabat Ketua KPK. Ia kerap melontarkan kritik kerasnya terhadap kinerja lembaga antirasuah. {beritasatu}

fokus berita : #Nusron Wahid #Ali Ngabalin #Busyro Muqoddas