20 Mei 2021

Apresiasi Tugas Polisi Sekat Mudik Lebaran, Rudy Mas’ud Maklum Jika Terjadi Kebobolan

Berita Golkar - Kalangan dewan mengapresiasi kinerja aparat kepolisian dalam rangka penertiban dan penegakan aturan protokol kesehatan selama mudik lebaran alias Idul Fitri 1442 H. Meski di sejumlah daerah penyekatan masih berhadil ditembus oleh para pengendara sepeda motor, namun kinerja aparat masih harus diacungi jempol.

“Meskipun cukup berat tugas Pak Polisi saat mudik Lebaran kali ini, tapi kita patut apresiasi dan acungi jempol karena sudah semaksimal mungkin melakukan tugas penyekatan. Sehingga, kekuatiran kita bahwa arus pemudik tak terbendung, tidak terjadi,” kata anggota Komisi III DPR RI, Rudy Masud usai sidang paripurna di Kompleks Parlemen, Kamis (20/5).

“Meskipun cukup berat tugas Pak Polisi saat mudik Lebaran kali ini, tapi kita patut apresiasi dan acungi jempol karena sudah semaksimal mungkin melakukan tugas penyekatan. Sehingga, kekuatiran kita bahwa arus pemudik tak terbendung, tidak terjadi,” jelasnya.

Baca Juga: Ketua Golkar Karanganyar, Ilyas Akbar: Langkah Bupati Galang Dana Untuk Palestina Sudah Tepat dan Mulia

Diakui oleh politisi muda Partai Golkar asal Kalimantan Timur ini, Polisi sudah berusaha sekuat tenaga menahan laju pemudik khususnya pengendara motor, namun tetap jebol juga pertahanan penyekatan dan pengetatan seperti di jalur pantura Karawarang beberapa hari menjelang Idul Fitri.

“Ya, manusiawi. Polisi sudah semaksimal mungkin menahan laju pemudik, tapi karena situasi dan kondisi di lapangan yang sangat crowded, maka terjadilah pelonggaran di sejumlah titik,” imbuh Harum, sapaan akrab Rudy Masud.

Esensinya, sebut Harum, adalah bagaimana pemerintah sudah berusaha keras untuk menghindari terjadinya kerumunan massa secara massal saat mudik Lebaran tahun ini dengan adanya aturan penyekatan dan pengetatan area.

Baca Juga: Desak Jokowi Lebih Perhatikan Masalah Perempuan dan Anak, Endang Maria Astuti Minta Anggaran KPPPA Ditambah

Polisi dan jajaran lain yang menjalankan tugas di lapangan tak urung mengalami kesulitan. Hal itu patut menjadi catatan, khususnya koordinasi dengan pemerintah daerah sehingga kasus-kasus titik penyekatan jebol oleh pemudik tidak terulang.

“Kalau sampai arus mudik Lebaran tahun ini tidak diatur ketat, kita kuatirkan terjadi tsunami covid di daerah-daerah seperti terjadi di India. Bahaya ini, jangan sampai kerja keras pemerintah untuk pulih dari pandemi jadi gatot alias gagal total. Kita dukung langkah itu demi kemaslahatan. Kita akan maju dan pulih jika semua sesuai aturan. Bravo Polri!” demikian kata Rudy Masud. {jurnas}

fokus berita : #Rudy Masud